Soal Penundaan Uji Coba CFN, DPRD Jakarta Tekankan Kenyamanan Warga Paling Utama

AKURAT.CO Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jakarta, Ali Muhammad Johan Suharli menilai keputusan menunda uji coba Car Free Night (CFN) yang bertepatan dengan malam Tahun Baru Islam lalu, sudah tepat.
"Sejalan dengan yang disampaikan Pak Gubernur, akan lebih baik jika soft launching CFN tidak dibarengi dengan Tahun Baru Islam kemarin. Banyaknya agenda Sabtu malam di kawasan itu tentu akan tumpang tindih penerimaannya di masyarakat," ujar Ali saat dihubungi, Senin (7/7/2025).
Dia menekankan pentingnya mempertimbangkan kenyamanan masyarakat, yang memiliki beragam kebutuhan di malam akhir pekan. "Mana masyarakat yang ingin menikmati hiburan dalam rangkaian malam tahun baru, dan mana lagi sebagian yang ingin berolahraga," ucapnya.
Baca Juga: Uji Coba Ditunda, Pramono Ingin Car Free Night Dikaji Lebih Dalam
Dia mengingat tujuan dari wacana CFN hadir, karena tingginya antusias masyarakat melakukan olahraga di malam hari. Jadi, kenyamanan masyarakat harus dipikirkan.
Selain itu, dia juga menyoroti potensi gangguan terhadap aktivitas ekonomi pelaku usaha di sekitar kawasan yang direncanakan menjadi lokasi CFN.
"Kenyamanan pelaku usaha juga perlu dipikirkan. Dampaknya bagi para pelaku usaha apa saja. Pro kontra tentu ada, tapi harus diseimbangkan," ucapnya.
Dia menegaskan bahwa keputusan penundaan CFN bukanlah hal yang mudah dan memerlukan kajian lebih dalam dari seluruh instansi terkait. "Keputusan ini tentu tidak mudah, oleh karena itu perlu dikaji lebih dalam dengan semua instansi terkait," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







