Akurat Logo

Retret Bumi Perkemahan Gandus Inisiasi Herman Deru Siap Cetak 100 Laskar Pandu Satria

Oktaviani | 2 Juli 2025, 23:29 WIB
Retret Bumi Perkemahan Gandus Inisiasi Herman Deru Siap Cetak 100 Laskar Pandu Satria

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menunjukkan komitmen nyata dalam menyambut tantangan bonus demografi 2045 melalui program Pendidikan Karakter Laskar Pandu Satria.

Program ini menyasar siswa SMA/SMK dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel dan berlangsung di Bumi Perkemahan Gandus Palembang, Rabu (2/7/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa bonus demografi akan menjadi kekuatan apabila generasi muda dipersiapkan dengan matang.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Diperlukan karakter kuat, integritas, dan kedisiplinan agar generasi muda kita siap bersaing di era global,” tegasnya.

Ia mengajak semua pihak, mulai dari ASN, tokoh masyarakat, hingga aparat hukum, untuk terlibat dalam proses pembinaan generasi muda. Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab moral dalam mencetak generasi berkualitas.

“Kita harus menjadi orang tua kedua bagi anak-anak ini. Menjadi pembina, pelatih, sekaligus motivator agar mereka tidak terjerumus dalam pergaulan negatif,” lanjut Gubernur.

Retret ini digelar secara selektif, dengan melibatkan 100 siswa dari enam wilayah, dan memprioritaskan siswa yang memiliki tantangan sosial atau perilaku. Program ini memberikan mereka ruang untuk berkembang secara positif.

Herman Deru menambahkan, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) juga harus menjadi perhatian.

Baca Juga: Retret Pendidikan Karakter Disambut Hangat, Orang Tua Apresiasi Langkah Gubernur Herman Deru

“Anak-anak kita tidak boleh jadi korban teknologi. Mereka harus jadi pengendali dan pelaku utama, bukan sekadar pengguna,” katanya.

Asisten III Setda Sumsel Zulkarnain menambahkan, retret ini akan berlangsung selama 10 hari dan akan melibatkan unsur TNI, Polri, dan psikolog pendidikan.

Kegiatan mencakup pembentukan mental, pengelolaan emosi, dan peningkatan kerja sama tim.

Visi dari program ini adalah menciptakan pelajar Sumsel yang beriman, berakhlak, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Nama "Laskar Pandu Satria" sendiri merupakan simbol harapan agar siswa menjadi pelopor kebaikan.

Peserta akan tinggal di lokasi karantina dan mendapatkan fasilitas lengkap serta lingkungan kondusif. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi pembentukan jati diri.

Program ini telah mendapat dukungan luas dari orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan ini sebagai bentuk perhatian nyata dari pemerintah terhadap masa depan anak-anak.

Ke depan, dia berharap agar program ini menjadi agenda rutin yang dapat menjangkau lebih banyak siswa di seluruh Sumatera Selatan.

“Kalau kita ingin Indonesia Emas, kita harus mulai dari sekarang,” tutupnya.

Baca Juga: Nonton Film Qodrat 2 di IndoXXI dan LK21 Diblokir? Cek Link Nonton Film Resminya di Sini

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.