Gubernur Sumsel Herman Deru Ingatkan Bangubsus: Harus Akuntabel dan Tepat Sasaran

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menekankan pentingnya akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) kepada pemerintah kabupaten dan kota.
Hal ini disampaikannya usai menerima audiensi Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, dan Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (20/3/2025).
Herman Deru menjelaskan bahwa Bangubsus dapat diberikan berdasarkan tiga alasan utama, yaitu:
1. Program Super Prioritas – Program strategis daerah yang sempat terhenti akibat pergantian kepemimpinan dan mangkrak.
2. Program Janji Kepala Daerah Terpilih – Seperti perbaikan infrastruktur yang dijanjikan oleh bupati atau wali kota ketika mencalonkan diri.
3. Program Reguler – Kegiatan yang menjadi rutinitas pembangunan di daerah.
Baca Juga: Bank DKI Salurkan KJP Plus Tahap Pertama 2025 kepada 707.622 Siswa
“Jika bantuan ini diberikan, saya meminta para Bupati dan Walikota untuk memastikan pelaksanaannya berjalan akuntabel, efisien, efektif, dan tepat sasaran. Jadi, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Herman Deru.
Herman Deru mengungkapkan, besaran nilai Bangubsus akan disesuaikan dengan paparan yang disampaikan kepala daerah, yang kemudian akan dievaluasi oleh tim verifikasi khusus.
“Besaran bantuan sangat tergantung pada apa yang dipaparkan oleh kepala daerah. Maka dari itu, mereka harus menjelaskan secara rinci tentang program prioritas yang ingin direalisasikan. Selanjutnya, tim verifikasi akan melakukan penilaian,” jelasnya.
Bangubsus, menurutnya, utamanya dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
Proses pengajuan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti laporan langsung kepada Gubernur, kunjungan lapangan, maupun permintaan melalui DPRD yang diperoleh dari hasil reses atau kunjungan spesifik.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, mengajukan usulan terkait pembangunan infrastruktur di Lubuklinggau melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK).
“Kami berharap program pembangunan infrastruktur di Lubuklinggau dapat disetujui melalui proses evaluasi dan verifikasi agar kondisi infrastruktur di wilayah kami semakin baik ke depannya,” ungkap Rachmat Hidayat.
Baca Juga: Tingkatkan Semangat Belajar Anak, TACO Resmikan Ruang Serbaguna di SOS Children’s Village
Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, menyampaikan, pihaknya mengusulkan pembangunan jalan, jembatan, dan rumah sakit di Kabupaten Banyuasin.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan respons positif, terutama terkait pembangunan jalan poros yang menjadi masalah utama di daerah kami,” jelas Askolani.
Melalui Bangubsus ini, Gubernur Sumsel berharap setiap kabupaten dan kota dapat mengoptimalkan bantuan tersebut dengan transparansi penuh agar pembangunan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







