Imbas Kebakaran Hutan, Wisatawan Dilarang Masuk ke Jalur Pendakian Gunung Tangkuban Perahu

AKURAT.CO Kawasan wisata Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, seluas lima hektare dilanda kebakaran pada Rabu (4/9) lalu.
Meski titik api sudah padam, namun wisatawan dilarang untuk memasuki jalur pendakian Sukawana yang menuju Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk sementara waktu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Meidi, menyatakan bahwa penutupan sementara perlu dilakukan demi keselamatan para pengunjung di area tersebut hingga dipastikan benar-benar aman untuk dilalui.
"Demi keselamatan warga dan pengunjung atau pendaki maka kami tutup sementara jalur ini kurang lebih dua minggu tapi harus melihat situasi dan kondisinya seperti apa," kata Meidi, di Bandung Barat, dikutip Antara, Senin (9/9/2024).
Baca Juga: Restoran di Terminal 3 Bandara Soetta Kebakaran, Api Sudah Padam dan Penerbangan Tetap Aman
Saat melakukan proses pemadaman, BPBD mendapatkan kesulitan sebab area tersebut sulit dijangkau oleh mobil pemadam. Untuk itu, pihaknya memadamkan area kebakaran dengan dibantu oleh personel gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, TNI-Polri, Dinas Pemadam hingga relawan selama 30 jam lebih.
"Titik api sudah tidak ada karena kemarin di lokasi itu turun hujan deras. Pemadaman memang manual, tapi terbantu hujan," kata dia.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Purwakarta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Vitriana Yulalita mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut dari aktivitas pengunjung.
"Jadi hasil pemantauan di lokasi oleh BPBD dan BBKSDA selama upaya pemadaman, dimungkinkan sumber api penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pengunjung," kata Vitriana.
Salah satu indikasinya, ada bekas-bekas aktivitas pengunjung di sekitar lokasi kebakaran tersebut. Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran perlu dipastikan lebih lanjut.
"Memang ada bekas-bekas aktivitas pengunjung di sekitar lokasi kebakaran. Tapi beruntung sekarang kondisinya sudah basah, karena hujan beberapa kali turun," katanya.
Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat maupun wisatawan untuk selalu waspada dan tidak membakar apapun karena dapat berpotensi terjadinya kebakaran hutan saat di tengah musim kemarau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






