Tunjuk Ana Widyasari jadi Pembina Upacara Hari Bela Negara dan Hari Ibu, Gibran: Keterlibatan Perempuan di Solo Luar Biasa

AKURAT.CO Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menekankan soal keterlibatan perempuan pada lintas sektor di Solo.
Hal ini disampaikannya saat memperingati Hari Bela Negara ke-75 dan Hari Ibu ke-95 Pemerintah Kota Surakarta di halaman Balaikota Surakarta pada Selasa (19/12/2023).
Tema peringatan Hari Bela Negara ke-75 adalah “Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Sementara tema peringatan Hari Ibu 2023 adalah “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”.
"Ini kan Hari Ibu, ingin mengungsung perempuan-perempuan hebat untuk Solo, dengan keterlibatan perempuan di Solo kan luar biasa sekali di Solo, dalam mengatasi masalah stunting, masalah UMKM,” kata Gibran.
Baca Juga: Sering Dianggap Beda Planet, Bekasi Ternyata Simpan Harta Karun, Cadangan Minyak 92,7 Juta Barel
Dalam upacara peringatan ini pembina dan pemimpin upacara dilakukan oleh perempuan. Adapun acara dibuka dengan menampilkan tarian gabungan dari beberapa daerah seperti tari payung, tari kipas, dan tari saman.
Gibran menunjuk Ana Widyasari, peraih medali emas cabang olahraga Tenis Meja pada gelaran ASEAN Paragames 2022 lalu sebagai pembina upacara dengan mengenakan pakaian adat Lampung.
Gibran menyampaikan penunjukan Ana adalah untuk menunjukkan perempuan-perempuan hebat Solo.
“Jadi hari ini harus [ditunjukkan] mereka yang berprestasi dengan medali emas,” kata dia.
Ditunjuknya Ana pun memberi pesan bahwa Bela Negara tidak hanya ditunjukkan dalam bentuk angkat senjata untuk negara, namun berprestasi di bidang olahraga merupakan salah satu bentuk membela negara di kancah internasional.
Selain itu Ana menjadi perwujudan perempuan yang berprestasi dan mampu mengangkat nama Indonesia di kancah Internasional.
Ana dalam amanatnya menyampaikan bahwa kota Solo harus senantiasa menjaga dan menciptakan perempuan yang inovatif untuk memajukan kota.
Ana merupakan salah satu atlet tuna grahita dari Kota Solo yang berlaga di ASEAN Paragames 2022 bersama 13 atlet asal Solo lainnya.
Pada gelaran tersebut tim para tenis meja Indonesia total pengumpulkan 27 emas, 16 perak, dan 22 perunggu untuk Kontingan Indonesia ASEAN Paragames.
Dalam kompetisi olahraga para atlet difabel se-ASEAN yang berlangsung sejak tanggal 30 Juli hingga 6 Agustus, Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan raihan 175 medali emas, 144 medali perak, 106 medali perunggu.
Upacara Peringatan Bela Negara yang dirangkaikan dengan Hari Ibu ini turut dihadiri oleh Forkompimda, ASN Pemerintah Kota, dan Gabungan Organisasi Wanita. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah atau nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








