Kreatif! Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Tanaman Melalui Pupuk Organik

AKURAT.CO Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, pertanian menjadi sektor krusial yang menentukan. Namun, sektor agraris ini kerap menghadapi berbagai macam tantangan seperti keterbatasan pupuk subsidi.
Bahkan, tak jarang para petani terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pupuk komersial non subsidi.
Melihat hal ini, Mak Ganjar Jawa Timur berinisiatif menggelar penyuluhan pertanian "pembuatan pupuk organik" untuk membantu para petani memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman serta menekan biaya produksi.
Kegiatan ini dilakukan di Dusun Genang, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Pentingnya Edukasi Kepada Petani-Peternak Soal Pengolahan Pupuk Organik Yang Bagus Dan Murah
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Jawa Timur, Hariza Farwa mengungkapkan, pupuk organik yang dibuat ini berasal dari rempah-rempah seperti bawang merah dan buah-buahan yakni nanas dan pisang.
"Sekarang pupuk kimia atau pupuk subsidi itu sudah mulai langka, selain langka juga sekarang harganya mahal, jadi dari adanya pelatihan ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan pupuk di akhir-akhir ini," ucap Hariza.
Mayoritas warga Desa Maron memang bermatapencaharian sebagai petani. Adapun komoditas pertanian yang ditanam beragam mulai dari jagung, padi, alpukat, dan lain sebagainya.
Dalam acara tersebut, dihadirkan pemateri penyuluh pertanian, Hariyanto yang memang ahli di bidang pupuk organik.
Pemakaian pupuk organik, lanjut Hariza, tak hanya bermanfaat dalam menekan biaya produksi, tetapi juga berdampak pada meningkatnya produksi dan memperbaiki lingkungan.
"Karena di sini sebagian besar masyarakatnya adalah petani jadi kita ingin mengedukasi mereka untuk bergeser sedikit dari penggunaan pupuk yang biasanya menggunakan pupuk kimia," jelas dia.
"Kita ingin mengajak mereka untuk lebih sehat baik dari hasil panennya dan juga dari tanahnya jadi beralih sedikit ke pupuk organik jadi sedikit-sedikit untuk mengenalkan mereka biar nanti bisa beralih," tukas dia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta





