Akurat

Viral Video Wisatawan Pulau Komodo Nyalakan Kembang Api, Bikin Geram Warganet

| 1 April 2022, 15:41 WIB
Viral Video Wisatawan Pulau Komodo Nyalakan Kembang Api, Bikin Geram Warganet

AKURAT.CO, Sebuah video yang memperlihatkan perilaku sejumlah wisatawan menjadi perbincangan warganet. Pengguna akun Twitter @KawanBaikKomodo mengunggah sebuah video yang memperlihatkan perilaku sekelompok wisatawan di wilayah konservasi. 

Dalam video tersebut memperlihatkan sekelompok wisatawan yang melakukan hal berbahaya dan bisa mengancam keberlangsungan hidup satwa dilindungi di wilayah tersebut. 

“Kelakuan wisatawan kita di kawasan konservasi. Ini kejadian di Pulau Kalong TN Komodo sore ini. Ancaman bagi Komodo dan sawta penyertanya ternyata bukan hanya perizinan investasi yg digelontorkan @kementerianlhk pemerintahan @jokowi, ttpi jg prilaku wisatawan berkesadaran rendah,” tulis akun @KawanBaikKomodo. 

Di awal video terlihat sebuah kapal tongkang. Kapal tersebut terlihat mengangkut sejumlah wisatawan.

Namun beberapa saat kemudian, tampak sekelompok wisatawan menyalakan kembang api. Dalam video juga terlihat jelas dua orang wisatawan menyalakan kembang api yang diarahkan ke atas. 

Seketika itu juga, video kemudian memperlihatkan langit di kawasan tersebut, terlihat sekelompok burung yang beterbangan. 

Perekam video dan sejumlah orang yang berada di kapal lain kemudian mulai mencoba berkomunikasi dengan kapal berpenumpang wisatawan terebut untuk tidak menyalakan kembang api karena dapat menganggu satwa di lingkungan tersebut karena lingkungan tersebut merupakan wilayah terlindungi. 

“Tidak ada sistem kontrol, tidak ada sistem sanksi. Padahal ini adalah #WorldHeritageSite @unesco @unescojakarta,” tulis akun @KawanBaikKomodo. 

Selain itu, akun @KawanBaikKomodo juga mengunggah potret letak kejadian wisatawan menyalakan kembang api tersebut. Lokasinya berada di Pulau Kalong yang juga merupakan jantung Taman Nasional Komodo. 

Video yang memperlihatkan perilaku sejumlah wisatawan di Pulau Komodo tersebut pun langsung mendapatkan respons dari sejumlah warganet. 

“Punya uang, tidak punya otak,” tulis akun @gengsat. 

“Itu lah kenapa Taman Nasional Komodo gak seharusnya dijadikan destinasi wisata bersifat massal dgn target kunjungan wisatawan sekian juta per tahun. Salah satu keputusan pemerintah yg salah. Bikin esklusif aja. Nanti kalo dicabut status World Heritage sama UNESCO terus ngambek,” balas akun @genturtama. 

“Dia ngidupin kembang api pas langit masih terang aja itu udh kebodohan point pertama,” timpal akun @aburezki. 

“Padahal sailing di komodo tuh mahal lho. Kirain bakal mensortir wisatawan gblk buat masuk, ternyata enggak,” sahut akun @feblistiawan. 

“faktanya selain itu pencemaran limbah botol minuman juga semakin masif di sekitar komodo ,,, di pulau padar pada musim tertentu botol terbawa arus  ke pantai p padar,” tulis akun @juhaiman15. 

Video unggahan akun @KawanBaikKomodo tersebut pun telah diputar lebih dari 357 ribu kali dan disukai lebih dari 9 ribu kali. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.