APPI: Sebanyak 24 Klub Tunggak Gaji 298 Pemain, Termasuk Persija dan PSM Makassar

AKURAT.CO, Masalah tunggakan gaji pemain kembali menjadi sorotan dalam sepakbola profesional Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) per Jumat (6/11/2026), terdapat 24 klub dari berbagai kasta kompetisi yang masih memiliki tunggakan gaji.
Secara keseluruhan, persoalan tersebut melibatkan 298 pemain dengan nilai tunggakan mencapai lebih dari Rp14 miliar. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan hak pemain masih menjadi persoalan serius yang belum terselesaikan di sepakbola nasional.
Ironisnya, masalah tersebut tidak hanya terjadi di kompetisi kasta bawah. Dua klub yang berkompetisi di Super League, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar, turut masuk dalam daftar klub yang masih menunggak pembayaran gaji pemain.
Dari kedua klub tersebut, tercatat ada lima pemain yang belum menerima haknya secara penuh. Keterlibatan Persija dan PSM sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan finansial masih menghantui klub-klub di kasta tertinggi.
Baca Juga: Piala Presiden: APPI Soroti Jadwal, Jeda Sehari Final-Semifinal Ancam Keselamatan Pemain
Sementara itu, jumlah tunggakan terbanyak ditemukan di kompetisi Liga Nusantara atau Liga 3. APPI mencatat sebanyak 114 pemain belum menerima hak mereka secara penuh dari klub masing-masing.
Persikota Tangerang menjadi klub dengan jumlah pemain terdampak terbanyak di kompetisi tersebut, yakni sebelas orang. Sriwijaya FC menyusul dengan tujuh pemain yang masih belum mendapatkan haknya.
Persoalan ini menjadi perhatian tersendiri karena Liga Nusantara musim 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 13 November mendatang.
Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait pemenuhan hak pemain sebelum kompetisi memasuki musim baru.
Masalah serupa juga terjadi di Liga 4. Berdasarkan data APPI, terdapat 128 pemain yang belum menerima haknya dengan Persikad Bandung menjadi klub yang paling banyak memiliki pemain terdampak, yakni 19 orang.
Dalam rilisnya, APPI turut memberikan perhatian khusus terhadap persoalan yang dialami Sriwijaya FC. Tunggakan gaji di klub asal Sumatra Selatan tersebut ternyata bukan masalah baru karena telah berlangsung selama beberapa musim kompetisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







