Prediksi Skor Feyenoord vs Inter Milan 4 November 2026: Nerazzurri Tertekan, Tuan Rumah Punya Modal Kuat

AKURAT.CO Pertandingan Feyenoord vs Inter Milan pada matchday 4 Liga Champions 2026-2027 berpotensi menjadi ujian berat bagi kedua tim. Sama-sama mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan, Feyenoord dan Inter membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang melangkah ke fase gugur. Namun, situasi keduanya cukup berbeda: Feyenoord memiliki rekor kandang yang impresif, sedangkan Inter datang dengan beban setelah kalah dalam Derby della Madonnina.
Prediksi Feyenoord vs Inter Milan mengarah pada pertandingan ketat dengan peluang kemenangan tipis bagi tim tamu. Inter diperkirakan mampu mencuri kemenangan berkat pengalaman dan kualitas individu pemainnya. Meski demikian, keuntungan bermain di De Kuip serta produktivitas Anis Hadj Moussa membuat Feyenoord berpeluang memberikan perlawanan serius.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion De Kuip, Rabu, 4 November 2026, pukul 03.00 WIB. Laga lanjutan fase liga UEFA Champions League tersebut juga dapat disaksikan melalui layanan live streaming Vidio.
Ada beberapa faktor yang membuat pertandingan ini menarik untuk dianalisis:
Feyenoord belum terkalahkan di kandang dalam seluruh kompetisi musim ini.
Inter baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan Liga Champions.
Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi.
Inter kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Lautaro Martinez dan Alessandro Bastoni.
Anis Hadj Moussa berpotensi menjadi ancaman utama bagi pertahanan Nerazzurri.
Bagaimana Kondisi Feyenoord dan Inter Milan Menjelang Pertandingan?
Feyenoord dan Inter memasuki matchday keempat dengan tekanan yang hampir sama. Keduanya belum mampu menunjukkan konsistensi di Liga Champions, meskipun memiliki modal berbeda dari kompetisi domestik.
Bagi Feyenoord, bermain di De Kuip menjadi keuntungan penting. Sementara itu, Inter harus segera menemukan kembali stabilitas permainan setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan besar melawan AC Milan.
Feyenoord Punya Keuntungan Bermain di De Kuip
Feyenoord belum menunjukkan performa yang sepenuhnya meyakinkan di Liga Champions 2026-2027. Mereka mengawali kompetisi dengan kekalahan telak 1-5 dari Barcelona, kemudian bangkit melalui kemenangan 3-2 atas Como.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Tim asuhan Giovanni van Bronckhorst kembali kehilangan poin setelah kalah 0-1 ketika bertandang ke markas Real Betis.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Feyenoord masih memiliki pekerjaan rumah, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman lebih baik di kompetisi Eropa.
Meski demikian, situasinya berbeda ketika mereka bermain di kandang. Feyenoord belum terkalahkan di De Kuip sepanjang musim ini, sebuah catatan yang dapat memberikan kepercayaan diri tambahan saat menjamu Inter.
Di Eredivisie, Feyenoord juga masih memimpin klasemen. Hasil imbang 1-1 melawan Fortuna Sittard pada 31 Oktober 2026 memang bukan hasil maksimal, tetapi mereka tetap mampu menjaga posisi di papan atas.
Kombinasi dukungan suporter, konsistensi di kompetisi domestik, dan rekor kandang membuat Feyenoord memiliki alasan untuk percaya diri.
Inter Milan Datang Setelah Kalah dari AC Milan
Situasi Inter Milan tidak kalah menarik. Tim asuhan Cristian Chivu tersebut baru saja menelan kekalahan 1-3 dari AC Milan dalam Derby della Madonnina pada 1 November 2026.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Inter dalam delapan pertandingan derby melawan rival sekota. Kekalahan itu tentu menjadi pukulan bagi kepercayaan diri tim menjelang lawatan ke Rotterdam.
Masalah Inter sebenarnya tidak hanya terlihat di kompetisi domestik. Perjalanan mereka di Liga Champions juga belum berjalan sesuai harapan.
Inter mengawali fase liga dengan kekalahan 1-2 dari Real Madrid, kemudian kembali tumbang 3-4 ketika menghadapi Club Brugge. Mereka baru mendapatkan kemenangan pertama setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0.
Kemenangan atas Shakhtar memang memberikan sedikit kelegaan. Namun, hasil tersebut belum sepenuhnya menghapus keraguan terhadap konsistensi permainan Inter.
Terlebih, mereka harus menghadapi persoalan kebugaran pemain setelah sejumlah anggota skuad terserang penyakit. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pilihan strategi Chivu, terutama ketika pertandingan memasuki babak kedua.
Baca Juga: Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: PSG Geser Barcelona di Puncak, Madrid 'Comeback' Dramatis di Roma
Analisis Kekuatan Feyenoord vs Inter Milan
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan karakteristik berbeda. Feyenoord memiliki keuntungan atmosfer kandang dan potensi serangan dari sisi sayap, sedangkan Inter mempunyai pengalaman lebih baik dalam menghadapi pertandingan bertekanan tinggi di kompetisi Eropa.
Perbedaan tersebut dapat menentukan bagaimana kedua tim membangun serangan.
Serangan Sayap Feyenoord Bisa Merepotkan Inter
Salah satu pemain Feyenoord yang patut mendapatkan perhatian adalah Anis Hadj Moussa. Winger tersebut memiliki kontribusi gol yang produktif sepanjang musim ini dan menjadi salah satu sumber ancaman utama bagi lawan.
Berdasarkan statistik yang tercantum dalam narasi pertandingan, Hadj Moussa mencatatkan 10 percobaan tembakan setelah membawa bola dalam fase serangan di Liga Champions. Catatan tersebut menunjukkan kemampuannya menciptakan ancaman melalui pergerakan individu.
Karakteristik permainan seperti ini dapat menjadi masalah bagi Inter, terutama jika wing-back mereka terlalu jauh meninggalkan area pertahanan.
Dalam formasi 3-5-2, Inter mengandalkan pemain di sisi lapangan untuk membantu serangan sekaligus menjaga keseimbangan pertahanan. Jika pergerakan tersebut tidak diimbangi dengan koordinasi yang baik, Feyenoord berpeluang menemukan ruang untuk melakukan serangan balik.
Kondisi itu bisa dimanfaatkan Hadj Moussa untuk menghadapi bek Inter dalam situasi satu lawan satu.
Selain itu, keuntungan bermain di De Kuip memungkinkan Feyenoord tampil lebih agresif sejak menit awal. Mereka berpotensi mencoba menekan Inter agar kesulitan mengembangkan permainan.
Inter Mengandalkan Pengalaman dan Kualitas Lini Tengah
Inter memiliki modal berbeda melalui kualitas pemain tengahnya. Nama seperti Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Piotr Zielinski dapat menjadi faktor penting dalam mengendalikan tempo permainan.
Kombinasi tersebut memungkinkan Inter memainkan pendekatan yang lebih fleksibel. Mereka bisa membangun serangan secara perlahan atau memanfaatkan transisi cepat ketika berhasil merebut bola.
Absennya Lautaro Martinez memang menjadi kehilangan besar. Namun, Marcus Thuram masih memiliki kemampuan untuk menjadi ancaman melalui kecepatan dan kekuatan fisiknya.
Inter juga memiliki Carlos Augusto yang berpotensi memainkan peran penting. Pemain tersebut bahkan mencetak gol ketika menghadapi Shakhtar Donetsk dalam pertandingan Liga Champions sebelumnya.
Kualitas individu pemain Inter membuat mereka tetap berbahaya meskipun datang dengan sejumlah keterbatasan.
Persoalannya adalah bagaimana Chivu menjaga keseimbangan tim. Jika terlalu fokus menyerang, Inter berisiko memberikan ruang kepada pemain sayap Feyenoord.
Daftar Pemain Absen Feyenoord vs Inter Milan
Kondisi pemain menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi prediksi pertandingan ini. Kedua tim sama-sama memiliki beberapa masalah kebugaran, tetapi Inter menghadapi daftar absensi yang cukup panjang.
Pemain Feyenoord yang Absen
Feyenoord masih kehilangan sejumlah pemain akibat cedera jangka panjang.
Nama-nama yang dipastikan atau masih harus menjalani pemulihan meliputi:
Bart Nieuwkoop.
Jordan Bos.
Thomas Beelen.
Sementara itu, Jeremiah St. Juste masih diragukan tampil.
Di sisi lain, Gijs Smal, Reiss Nelson, dan Shaqueel van Persie berpeluang kembali memperkuat tim setelah menjalani latihan penuh.
Kembalinya beberapa pemain tersebut tentu dapat memberikan tambahan pilihan bagi Van Bronckhorst, terutama untuk menjaga kedalaman skuad.
Pemain Inter Milan yang Absen
Inter menghadapi persoalan lebih rumit karena sejumlah pemain penting tidak tersedia.
Pemain yang dipastikan atau diperkirakan absen dalam pertandingan ini meliputi:
Lautaro Martinez karena masalah kebugaran.
Luis Henrique karena masalah kebugaran.
Benjamin Pavard karena masalah kebugaran.
John Stones.
Curtis Jones.
Alessandro Bastoni akibat hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah ketika menghadapi Shakhtar Donetsk.
Absennya Bastoni menjadi kehilangan penting bagi lini pertahanan Inter. Pasalnya, pemain tersebut merupakan salah satu komponen dalam sistem tiga bek yang digunakan Chivu.
Sementara itu, kehilangan Lautaro Martinez membuat Inter harus mencari kombinasi baru di lini depan.
Marcus Thuram diperkirakan menjadi pilihan utama. Pio Esposito atau Ange Bonny berpeluang mendampinginya apabila kondisi mereka sudah pulih setelah terserang penyakit.
Situasi ini membuat kedalaman skuad Inter benar-benar diuji menjelang pertandingan di De Kuip.
Prediksi Starting XI Feyenoord vs Inter Milan
Berdasarkan komposisi pemain dan kondisi kebugaran yang tersedia, kedua pelatih diperkirakan tidak melakukan perubahan terlalu besar terhadap pendekatan permainan masing-masing.
Feyenoord berpeluang menggunakan formasi 4-3-3, sedangkan Inter diprediksi tetap mengandalkan 3-5-2.
Prediksi susunan pemain Feyenoord (4-3-3):
Ernst; Read, Watanabe, Marmol, Lopez; Zechiel, Vanhoutte, Targhalline; Hadj Moussa, Ferri, Valente.
Pelatih: Giovanni van Bronckhorst.
Prediksi susunan pemain Inter Milan (3-5-2):
J. Martinez; Bisseck, Akanji, Augusto; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Esposito.
Pelatih: Cristian Chivu.
Feyenoord diperkirakan mengandalkan kecepatan pemain sayap untuk membuka ruang di pertahanan Inter. Hadj Moussa bisa menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kebebasan bergerak untuk menciptakan peluang.
Di kubu Inter, Barella dan Calhanoglu berpotensi menjadi pengatur permainan dari lini tengah. Keduanya memiliki peran penting untuk menghubungkan pertahanan dengan lini serang.
Sementara itu, duet Thuram dan Esposito akan menjadi tumpuan dalam upaya membongkar pertahanan Feyenoord.
Susunan tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi pemain menjelang kick-off.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







