Wasit Asing Tidak Lagi Hadir Setiap Pekan di Super League 2026-2027

AKURAT.CO, Penggunaan wasit asing dipastikan tetap berlanjut pada kompetisi BRI Super League serta Championship musim 2026-2027.
Kendati demikian, Federasi Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memilih untuk mengubah skema penugasan pengadil lapangan asal luar negeri tersebut agar tidak lagi memimpin pertandingan secara rutin setiap pekan.
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menjelaskan bahwa langkah ini diambil lantaran kualitas dan performa perangkat pertandingan lokal mengalami peningkatan signifikan.
Korps baju hitam dalam negeri dinilai makin siap memimpin laga-laga krusial di level domestik.
"Penggunaan wasit asing tidak dilakukan pada setiap pekan pertandingan. Saat ini kami sudah memiliki wasit Indonesia yang bagus, termasuk Yamamoto dan pengadil lainnya," kata Yoshimi Ogawa seusai agenda Refereeing Workshop for Media di Kantor I.League, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/26).
Meski porsi untuk pengadil lokal bertambah, PSSI tidak menutup pintu rapat-rapat bagi perangkat pertandingan luar negeri.
Kebijakan ini akan dikelola secara cermat dengan mendatangkan pengadil bertaraf internasional yang biasa memimpin di panggung AFC Champions League (ACL) Elite.
Yoshimi Ogawa menyebut bahwa keberadaan wasit berkelas Asia tersebut krusial sebagai media transfer ilmu dan peningkatan standar bagi para pengadil lokal.
"Kami tetap harus mengelolanya dengan baik. Pada momen tertentu, kami perlu mengundang beberapa wasit yang rutin bertugas di ACL Elite. Poin utamanya adalah agar wasit lokal bisa belajar langsung dari pengalaman mereka," ujarnya.
Sistem penugasan ini sekaligus mengubah pola musim lalu. Pada Super League edisi sebelumnya, porsi pengadil luar negeri terbilang sangat dominan.
Wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, bahkan tercatat sebagai legiun asing paling sibuk dengan memimpin total 26 laga serta mengeluarkan 97 kartu kuning, empat kartu merah, dan 14 hukuman penalti.
Melalui regulasi baru di musim 2026-2027, PSSI berharap kualitas kepemimpinan wasit lokal makin teruji tanpa mengesampingkan standar pengawasan kompetisi profesional tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







