Akurat Logo

Dua Diaspora Timnas Indonesia Putri Ramaikan Women's League, Bukan Gabung Persija

Zainal Hasan | 24 Agustus 2026, 20:37 WIB
Dua Diaspora Timnas Indonesia Putri Ramaikan Women's League, Bukan Gabung Persija
Pemain Timnas Indonesia Putri dalam salah satu pertandingan SEA Games Thailand 2025, Desember 2025. PSSI

AKURAT.CO, Indonesia Women's League (IWL) 2026-2027 akan menjadi panggung baru bagi dua pemain diaspora Timnas Putri Indonesia, Estella Loupattij dan Isabelle Nottet. Keduanya dipastikan memperkuat klub berbeda pada musim perdana kompetisi sepakbola putri profesional tersebut. 

Estella akan membela Dewa United sementara Isabelle bergabung dengan Persikad Depok. Kepastian tersebut disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.

"Estella itu di Dewa United, kalau Isabelle di Persikad Depok," kata Vivin kepada awak media di Jakarta.

Keberadaan Estella dan Isabelle menjadi perhatian karena keduanya merupakan pemain diaspora yang memperkuat Timnas Putri Indonesia. Keduanya kini memiliki kesempatan untuk tampil di kompetisi domestik dan memberikan pengalaman berbeda setelah menjalani karier sepak bola di luar negeri.

Menariknya, dua pemain tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dengan klub peserta lainnya. Namun, bukan Persija Jakarta yang menjadi tujuan keduanya pada musim perdana IWL.

Persija sendiri menjadi salah satu dari enam klub yang akan berkompetisi pada IWL 2026-2027. Selain Macan Kemayoran, terdapat Dewa United, Persita Tangerang, Persikad Depok, FC Bekasi City, dan Garudayaksa.

IWL 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober mendatang. Persija dan Persita akan menjadi dua tim yang tampil pada pertandingan pembuka di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.

https://akurat.co/bola/881270/setelah-7-tahun-vakum-sepakbola-putri-kembali-bergulir-lewat-indonesia-womens-league

Vivin menjelaskan, untuk sementara baru Estella dan Isabelle yang akan menjadi pemain diaspora Timnas Putri Indonesia yang tampil di IWL musim perdana. Situasi tersebut tidak terlepas dari status sejumlah pemain diaspora lainnya yang masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.

"Pemain diaspora sementara baru dua orang karena kita tahu mereka sedang terikat dengan klub-klub lain," ujar Vivin.

Kehadiran kedua pemain juga memiliki status khusus dalam regulasi IWL. Estella dan Isabelle akan berstatus sebagai marquee player sehingga kuota mereka dihitung dalam slot pemain asing.

Setiap klub peserta IWL 2026-2027 diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing. Dengan status Estella dan Isabelle sebagai marquee player, Dewa United dan Persikad Depok masih dapat mendatangkan maksimal tiga pemain asing lainnya.

"Kita memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing. Estella dan Isabelle karena baru ada dua diaspora mereka termasuk marquee player," tutur Vivin.

Bagi IWL, kehadiran Estella dan Isabelle menjadi tambahan daya tarik tersendiri. Selain membawa pengalaman dari luar negeri, keduanya juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memberikan warna bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

Kompetisi perdana ini pun menjadi kesempatan bagi para pemain putri Indonesia untuk mendapatkan panggung yang lebih rutin. Dengan enam klub yang berpartisipasi, IWL diharapkan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kompetisi sepakbola putri Tanah Air.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.