Gianni Infantino Sebut Penjualan Saham FIFA Baru Tawaran, Tiap Anggota Berpeluang Dapat Rp723,28 Miliar Per Tahun

AKURAT.CO, Presiden FIFA merespons kecaman sejumlah pihak terhadap rencananya melepas 20 persen saham turnamen-turnamen terbesar ke pihak swasta.
Dalam penjelasan melalui video di akun media sosial pribadinya dan FIFA, Rabu (29/7/2026), Gianni Infantino kembali menegaskan bahwa perluasan bisnis tersebut akan menambah pemasukan bagi setiap anggota.
Menurut Gianni Infantino, jika disetujui, maka setiap anggota akan mendapatkan bantuan sampai USD 40 juta atau sekitar Rp723,28 miliar per tahun.
Pun demikian, pria asal Swiss yang sudah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016 itu menyatakan bahwa komersialisasi yang dinamai FIFA Forward Enterprise (FFE) ini hanyalah tawaran dan bukan kewajiban.
FFE, kata Infantino, hanya berlaku jika mayoritas dari 211 anggota FIFA menyetujuinya.
https://www.akurat.co/bola/877797/fifa-berencana-lepas-saham-ke-pihak-swasta-uefa-sebut-jiwa-sepakbola-dijual
"FIFA Forward Enterprise, atau FFE, adalah sebuah proposal, sebuah tawaran. Ini adalah bagian dari proses demokratis, proses konsultasi," kata Infantino.
"Dan di atas semua itu, ini adalah peluang, bukan kewajiban."
Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) adalah yang paling keras menentang rencana ini. Beranggotakan 55 negara di FIFA, UEFA menganggap kebijakan ini telah melewati "garis batas" atas independensi induk organisasi sepakbola dunia itu.
"Garis batas telah dilanggar di sini. Jika sepakbopa Eropa bersatu menentang rencana ini, itu akan membawa dampak besar," kata Wakil Presiden Federasi Sepakbola Jerman (DFB), Hans-Joachim Watzke, dipetik dari BBC.
Bos La Liga, Javier Tebas, bahkan lebih sinis. Ia menuduh Infantino "membeli suara" menjelang pemilihan presiden FIFA pada Kongres mendatang di Rabat, Maroko, Maret nanti.
"Ini tidak tampak seperti sebuah reformasi. Ini tampak seperti pendanaan kampanye pemilihan dengan masa depan sepakbola," kata Tebas.
"Pengembangan tak boleh digunakan untuk membayar suara atau membungkam. Hak kompetisi dan komersial FIFA bukan warisan pribadi Infantino."
Komersialisasi ala Infantino ini tampaknya erat berkait dengan hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sehubungan Piala Dunia 2026.
Pasalnya, investasi ini kabarnya dijalankan oleh Thrive Eternal yang dimiliki saudara ipar Ivanka Trump, Joshua Kushner. Ivanka sendiri adalah putri Donald Trump.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








