Pau Cubarsi, Dari Stadion Manahan ke Podium Pemain Muda Terbaik di New Jersey

AKURAT.CO, Kurang dari tiga tahun lalu, Pau Cubarsi masih berlari di lapangan Stadion Manahan, Solo, untuk membela Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia U-17 2023. Tahun ini, ia membantu Spanyol menjadi juara Piala Dunia senior.
Selisih kurang dari tiga tahun di mana Pau Cubarsi melompat dari tim junior ke skuad senior juara Piala Dunia adalah salah satu contoh keberhasilan pembinaan sepakbola sebuah negara.
Di Solo ketika itu, Pau Cubarsi bermain di empat pertandingan di mana Timnas Spanyol U-17 terhenti oleh Jerman di perempat final dengan kekalahan 0-1.
Pengalaman di level junior itu membawa Cubarsi melewati perkiraan banyak pihak karena ia tak pernah absen total delapan pertandingan La Furia Roja di Piala Dunia 2026.
Bukan hanya itu, pesepakbola berusia 19 tahun ini selalu bermain sebagai starter dan tak pernah diganti. Pada laga final mengalahkan Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026), Cubarsi mendapat rating delapan.
Berpasangan bersama Aymeric Laporte, konsistensi Cubarsi membantu Spanyol menjadi pasukan dengan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026. Spanyol hanya kebobolan satu gol di turnamen empat tahunan edisi teranyar itu.
Data SofaScore menunjukkan bahwa Cubarsi melakukan 29 kali aksi merebut bola kembali sepanjang turnamen. Akurasi umpannya 96 persen, tujuh clean sheet, dan memenangi 14 kali duel udara.
Keberhasilan pertahanan tersebut membawa pemain didikan Akademi La Masia milik Barcelona tersebut menjadi pemain muda terbaik Piala Dunia 2026.
Hansi Flick Pemberi Jalan untuk Pau Cubarsi
Kiprah Cubarsi di level senior sejatinya bermula dari kebijakan eks Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, memberikan debut baginya ketika masih berusia 16 tahun pada Januari 2024.
Namun, masuknya Hansi Flick pada musim panas 2024 adalah momentum yang membuat Cubarsi mendapatkan tempat sebagai pemain reguler.
Di musim perdana Flick bersama Barcelona, pelatih asal Jerman itu memberikan Cubarsi 56 pertandingan dengan 35 di antaranya adalah di La Liga.
Musim lalu, Cuba–sapaan Cubarsi–bermain di total 48 pertandingan dengan 31 di antaranya di La Liga. Cubarsi juga turut membantu Barcelona meraih gelar La Liga di dua musim terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






