Piala Dunia 2026: Korea Selatan Terancam Gugur, Son Heung-min Bantah Ruang Ganti Tim Bermasalah
AKURAT.CO, Kapten Tim Nasional Korea Selatan, Son Heung-min, menegaskan bahwa tidak ada persoalan di dalam skuadnya sehubungan dengan kekalahan 0-1 atas Afrika Selatan di laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Hal ini disampaikan Son Heung-min karena kekalahan laga penyisihan terakhir di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Rabu (24/6/2026) atau Kamis pagi WIB, itu menyulitkan situasi timnya untuk bisa lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
“Saya kira kami harus melihat gambar besar dan mencari tahu apa yang salah,” kata Son Heung-min usai laga Afrika Selatan vs Korea Selatan sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
“Tidak ada masalah dengan suasana di ruang ganti. (Kami hanya) frustrasi ketika kami mencoba yang terbaik dan pertandingan tetap tidak berjalan baik. Tidak ada yang lebih kesal ketimbang para pemain sendiri.
“Tetapi kalau saya boleh jujur saya beritahu Anda bahwa kami sama sekali tidak ada masalah dengan atmosfer tim.”
Ksatria Taegeuk sejatinya hanya butuh hasil imbang di laga versus Afrika Selatan untuk mengunci satu posisi di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka mengoleksi tiga angka hasil mengalahkan Republik Ceko dan dikalahkan tuan rumah Meksiko.
Melawan Afrika Selatan skuad asuhan Hong Myung-bo membangkucadangkan Son di awal laga. Eks pemain Tottenham Hotspur itu baru dimainkan di awal babak kedua ketika posisi masih 0-0.
Alih-alih mencetak gol, Korea justru kebobolan melalui aksi Thapelo Maseko di menit ke-63. Situasi tak berubah sampai akhir laga dan akhirnya Afrika Selatan berhak melaju ke 32 besar sebagai runner-up menemani juara grup Meksiko.
“Sangat frustrasi pertandingan tidak berjalan seperti yang kami inginkan, dan kami sebagai pemain jelas sangat kecewa,” ucap Son,
“Saya minta maaf kepada rekan setimnya saya bahwa saya tidak banyak membantu mereka di lapangan.”
Sementara ini, Korea Selatan masih berada di daftar delapan tim peringkat tiga terbaik yang berhak lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, situasi itu bisa berubah menunggu hasil laga terakhir di beberapa grup lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







