Alireza Beiranvand, Simbol Keluwesan Timnas Iran di Masa Sulit Penuh Batasan

AKURAT.CO, Alireza Beiranvand tampil sebagai sosok yang menjadi simbol keluwesan Tim Nasional Iran dengan segala pembatasan oleh tuan rumah Amerika Serikat terhadap timnya di Piala Dunia 2026.
Peran tersebut terbukti dari pentingnya aksi penyelamatan berkali-kali Alireza Beiranvand atas gempuran skuad ranking sembilan dunia, Belgia, di laga kedua Grup G Piala Dunia 2026.
Tampil di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026), Alireza Beiranvand adalah benteng yang memastikan bahwa Iran tak kalah kontra Belgia dengan skor akhir 0-0.
Aksi paling krusial terjadi di menit ke-59 ketika kiper berusia 33 tahun itu memblok sepakan Maxim De Cuyper yang berada persis di depan gawang.
Aksi penyelamatan atraktif di Los Angeles semalam sebenarnya sudah dilakukan berkali-kali oleh Beiranvand.
https://www.akurat.co/bola/867329/belgia-vs-iran-gol-mehdi-taremi-dianulir-tak-ada-gol-di-los-angeles
Sebagai pengingat saja, kiper ini adalah kiper yang menggagalkan sepakan penalti Cristiano Ronaldo ketika Iran menghadapi Portugal di Piala Dunia Rusia 2018.
Di turnamen yang sama, eks pemain Royal Antwerp dan Persepolis itu melakukan penyelamatan krusial untuk mempertahankan kemenangan Iran atas Maroko.
Yang membuat aksinya di laga kontra Belgia dilihat secara berbeda tentu saja situasi yang terjadi di Iran sejak perang dengan aliansi Amerika Serikat-Israel dan dampaknya terhadap Team Melli-julukan Timnas Iran- di Piala Dunia tahun ini.
Iran harus memindahkan kamp latihan dari Tucson, Arizona, Amerika Serikat, ke Tijuana, Meksiko.
Pasca laga pertama kontra Selandia Baru di Los Angeles, Iran tak diizinkan bermalam dan dipaksa kembali ke Tijuana. Adapun jelang laga kontra Belgia, mereka hanya dibolehkan mendarat di AS 24 jam sebelum kick-off.
"Situasi yang sama terjadi sekarang," kata gelandang Timnas Iran, Saman Ghoddos, tentang penyelamatan Beiranvand yang berulang di Piala Dunia 2026 sebagaimana dipetik dari The Guardian.
"Persatuan, semangat juang yang kami miliki satu sama lain, untuk negara kami, untuk rakyat yang kami berusaha menang setiap hari, berusaha tak kebobolan, dan situasi seperti ini bisa terjadi."
Iran sendiri saat ini berada di posisi kedua klasemen Grup G Piala Dunia 2026 dengan nilai dua, setara Belgia dan berjarak dua angka dari Mesir di posisi teratas.
Mereka akan menempuh pertandingan krusial kontra Mesir untuk penutup grup G di Seattle, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026), yang akan menentukan apakah mereka bisa menciptakan sejarah lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk kali pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







