Derby Tel Aviv Dibatalkan Setelah Kericuhan, Berdampak Pada Larangan Suporter di Liga Europa?

AKURAT.CO, Derbi Tel Aviv di Liga Primer Israel dibatalkan karena kericuhan sebelum pertandingan. Polisi setempat menyebut bahwa situasi di stadion merupakan “kekacauan publik dan kerusuhan dengan kekerasan”.
BBC menyebut bahwa Insiden ini terjadi pada laga tim sekota, Maccabi Tel Aviv dan Hapoel Tel Aviv, di Stadion Bloomfield, Tel Aviv, Israel, Minggu (19/10).
Melalui akun X-nya, polisi setempat menginformasikan bahwa sebanyak 12 warga sipil dan tiga petugas terluka, sementara sembilan orang ditahan. Adapun sebanyak 16 orang diinterograsi.
Baca Juga: Aston Villa Larang Suporter Maccabi Tel Aviv Datang, Perdana Menteri Inggris Mengecam
“Belasan granat asap dan perangkat piroteknik (kembang api) dilempar (ke lapangan),” tulis polisi Israel.
Kericuhan ini mendapatkan signifikansi yang lebih luas karena terjadi hanya beberapa hari selepas otoritas kawasan Midlands, Inggris, melarang suporter Maccabi Tel Aviv datang ke laga melawan Aston Villa.
Kebijakan ini dikeluarkan setelah Aston Villa mendapatkan saran dari Kelompok Penasehat Keamanan Birmingham (SAG). Adapun kepolisian setempat menyebut bahwa kehadiran suporter Maccabi membuat pertandingan dalam “risiko tinggi”.
Sementara itu, Hapoel Tel Aviv menuduh bahwa polisi Israel memperlakukan pertandingan sepakbola layaknya perang dan bukan acara olahraga. Polisi, kata mereka, sudah terlalu jauh mencampuri urusan olahraga.
“Peristiwa-peristiwa mengejutkan di luar stadion dan diikuti keputusan skandal dan tak layak untuk tak menyelenggarakan pertandingan hanya menunjukkan bahwa Kepolisian Israel telah mengambilalih olahraga,” tulis Hapoel di akun X-nya.
Baca Juga: Sejumlah Suporter Israel Diserang di Amsterdam di Sela Laga Ajax vs Maccabi Tel Aviv
Belum diketahui apakah insiden di Tel Aviv berdampak pada kebijalan larangan suporter Maccabi di laga Liga Europa melawan Aston Villa. Sementara ini, Pemerintah Inggris sedang mengusahakan agar kebijakan tersebut dibatalkan.
Polisi Inggris menimbang insiden terakhir ketika suporter Maccabi terlibat aksi kericuhan dengan kekerasan saat bertandang ke markas Ajax Amsterdam di Amsterdam, Belanda, pada laga Europa League, tahun lalu.
Situasi yang terjadi di Tel Aviv dan larangan suporter Maccabi datang ke kandang Aston Villa hanya satu dari sekian banyak dampak yang dirasakan oleh Israel menyusul genosida yang dilakukan militer mereka di Gaza.
September silam, penolakan terhadap tim balap sepeda Israel-Premier Tech oleh kelompok pengunjuk rasa pro-Palestina terjadi di kejuaraan tahunan Vuelta A Espana.
Adapun pekan ini atlet Israel tak bisa berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Jakarta. Situasi ini terjadi karena Pemerintah Indonesia menolak memberikan visa kepada atlet Israel sehubungan situasi di Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








