Persija Jakarta Ajukan Banding Atas Hukuman Berat untuk Maciej Gajos
Endarti | 18 Maret 2025, 20:55 WIB

AKURAT.CO, Persija Jakarta memilih tidak terima dengan keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas hukuman untuk Maciej Gajos. Persija berencana melakukan banding ke PSSI.
Gelandang Persija Jakarta, Maciej Gajos, memang mendapatkan hukuman berat oleh Komdis. Pemain asal Polandia ini mendapat hukuman tambahan larangan bermain sebanyak empat laga imbas pelanggaran keras yang dia lakukan terhadap pemain Arema FC, Ahmad Maulana.
Tambahan sanksi dari Komdis PSSI itu membuat Maciec Gajos harus absen dalam lima pertandingan. Kartu merah yang didapatkan usai melanggar Achmad Maulana membuat Gajos otomatis dihukum larangan main satu kali.
Melihat hal ini, Persija Jakarta mengajukan banding ke Komite Banding PSSI mempertimbangkan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI. Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas mempertanyakan dasar hukuman terhadap Gajos.
"Pada prinsipnya kami menghormati keputusan Komisi Disiplin. Namun demikian kami mempertanyakan dasar untuk memberikan tambahan hukuman kepada Maciej Gajos," kata Manajer Persija, Bambang Pamungkas, dikutip dari laman klub.
"Memang ada ruang untuk melakukan banding untuk hukuman Gajos. Oleh karena itu kami memutuskan untuk melakukan banding."
Baca Juga: Kabar Baik untuk Persija Jakarta, Gustavo Almeida dan Maciej Gajos Terhindar dari Cedera Parah
Pria yang kerap disapa Bepe ini pun menegaskan bahwa Persija Jakarta sudah mengirimkan bukti pendukung untuk memohon pengurangan hukuman terhadap Gajos.
"Segala materi pendukung untuk memperkuat permohonan banding pun sudah kami siapkan dan sertakan. Semoga hasilnya positif," tutur Bepe.
Persija Jakarta sendiri memang sedang diselimuti awan hukuman dari Komdis. Selain Maciej Gajos, pemain lainnya yakni Gustavo Almeida juga mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI.
Gustavo Almeida juga mendapat tambahan sanksi dari komdis berupa larangan bermain dalam dua laga.
Artinya, penyerang asal Brasil tersebut harus absen dalam tiga pertandingan karena kartu merah yang didapatkan membuatnya otomatis dihukum satu laga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







