Akurat Logo

Erick Thohir Minta Netizen tak Kejam dan Beri Kesempatan Pada Patrick Kluivert

Endarti | 10 Januari 2025, 13:50 WIB
Erick Thohir Minta Netizen tak Kejam dan Beri Kesempatan Pada Patrick Kluivert
 

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta kepada masyarakat jagad sosial media untuk "tidak kejam" terhadap sosok pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Erick Thohir meminta publik memberikan kesempatan kepada Patrick Kluivert untuk bekerja terlebih dahulu bersama Timnas Indonesia.

"Beri kesempatan. Kita jangan jadi masyarakat yang kejam, kita kembalikan proporsional," kata Erick Thohir dikutip dari wawancaranya bersama Liputan6, Kamis (9/1).

Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Diperkenalkan sebagai Pelatih Anyar Timnas Indonesia

"Jangan ada hate speech, pembunuhan karakter. Dinamika (pergantian pelatih) itu kan biasa di sepakbola."

Erick Thohir bersama PSSI memang telah resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai suksesor pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Pergantian kursi pelatih ini sempat menimbulkan pro dab kontra. Di mana masih banyak pihak yang menilai Shin Tae-yong masih sangat layak menjadi Pelatih Timnas Indonesia.

Baca Juga: La Grande Indonesia: Tak Ada Lagi Proses Patrick Kluivert, Bawa Kami Langsung ke Piala Dunia 2026!

Bahkan tak sedikit masyarakat atau netizen Indonesia yang mengkritik penunjukkan Patrick Kluivert. Tak sedikit pula yang melayangkan kritik tajam ke sosial media pribadi pelatih anyar tersebut.

Erick Thohir menyebut pergantian pelatih di dunia sepakbola adalah umum dan untuk kasus Shin Tae-yong dilakukan berdasarkan hasil evaluasi.

Erick kemudian menjelaskan alasan dirinya menjatuhkan pilihan ke Patrick Kluivert. Salah satunya ialah demi kondisi ruang ganti yang lebih kondusif.

"PSSI memilih Kluivert dengan pertimbangan bahwa mantan penyerang Barcelona itu berasal dari Belanda. Seperti diketahui, kini skuad Timnas Indonesia diisi cukup banyak pemain keturunan dari Belanda," kata Erick.

"Prioritas adalah Eropa, lalu Belanda. Saya sempat wawancara (pelatih) Spanyol, Italia, tapi nanti kulturnya beda lagi, itu (masalah) lagi. (Pelatih) harus menguasai kamar ganti.

"Ada yang debat track record Patrick. Lho, banyak pelatih yang belum terkenal bisa kuasai kamar ganti Zidane? Kan tidak ada trek manajer, tiba-tiba oke. Ada di kantor bilang Real Madrid itu pelatihnya tidak taktikal, tapi bisa kuasai kamar ganti. Benar juga. Inilah dinamika."

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H