Kepada Media Korsel, Erick Thohir Bicara Transformasi Sepak Bola Indonesia

AKURAT.CO Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bicara mengenai bagaimana dirinya melakukan transformasi sepak bola Indonesia dalam dua tahun terakhir.
Erick memang hampir dua tahun memimpin roda kepemimpinan PSSI.
Dirinya dilantik sebagai Ketua Umum PSSI pada Februari 2023.
Erick selalu bicara mengenai transformasi sepak bola Indonesia selepas insiden kelam tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 lalu.
Erick bicara itu semua saat dirinya diwawancarai oleh media Korea Selatan, Best Eleven.
Baca Juga: Erick Thohir Ingin Kualitas Kompetisi Sepakbola Indonesia Bersih di Mata Dunia
"Di interview Best Eleven, satu di antara majalah bulanan tertua di Korea Selatan," tulis Erick dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.
"Saya berbagi tentang transformasi sepak bola yang sudah dilakukan PSSI hampir dua tahun terakhir," jelasnya, dikutip Kamis (26/12/2024).
Erick mengatakan, PSSI bertekad membangun sepak bola Indonesia yang transparan.
Dirinya pun mendapatkan dukungan dari FIFA dan pemerintah Indonesia.
"DI PSSI kami bertekad untuk membangun sepak bola Indonesia yang transparan dan profesional. Atas dukungan dan kepercayaan FIFA dan pemerintah Indonesia."
Baca Juga: Kepada Media Asing, Erick Thohir Tegaskan Tekad Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia
"Kami di PSSI mulai bertransformasi untuk menciptakan sepakbola yang bersih dan berprestasi," kata Erick.
Erick mengakui bahwa untuk mencapai itu semua tidak mudah.
Sebab harus dengan kerja keras demi membawa sepak bola Indonesia berprestasi.
"Untuk mencapai semua itu dibutuhkan kerja keras tim, bekerja dengan hati dan percaya dengan mimpi yang dibangun bersama-sama," kata pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.
Namun, untuk menjalankan itu semua Erick menilai ada tantangan besar. Yakni korupsi dan ketidak keterbukaan menjadi satu kendala besar.
Baca Juga: Erick Thohir Bakal Evaluasi Shin Kegagalan Indonesia di Piala AFF 2024
"Satu di antara kelemahan adalah manajemen. Terkadang manajemen itu tidak terbuka, korupsi, tidak transparan, tidak profesional. Jadi ini sesuatu yang ingin kami ubah," ucap Erick.
"Dalam manajemen kamu butuh dua hal, yang pertama kepemimpinan. Sebagai pemimpin, saya cinta dengan apa yang saya lakukan. Itu sangat penting. Kamu tidak akan sukses jika tidak bekerja dengan hati. Saya selalu berambisi dengan target."
"Dua hal ini tidak akan terjadi jika tidak ada tim yang membantu kamu. Untuk membangun tim yang mau bekerja keras untuk melakukan proyek dan bekerja sama adalah hal yang paling penting," jelas Erick.
Baca Juga: Jumpa AFC, Erick Thohir Pastikan Laga Timnas Indonesia vs Bahrain Berlangsung di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








