Anggap Larangan 7 Laga untuk Rodrigo Bentancur Terlalu Berat, Tottenham Hotspur Ajukan Banding

AKURAT.CO, Klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur, mengajukan banding atas larangan bermain sebanyak tujuh laga yang dijatuhkan terhadap gelandangnya, Rodrigo Bentancur.
Rodrigo Bentancur dihukum larangan bermain tujuh laga karena insiden ucapan bernada rasisme terhadap rekan setimnya asal Korea Selatan, Heung-min Son.
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, insiden itu terjadi ketika Rodrigo Bentancur melakukan wawancara dengan sebuah stasiun televisi, Juni lalu.
Baca Juga: Chelsea Selidiki Nyanyian Rasis Enzo Fernandez terhadap Pemain Prancis Pasca Copa America
Dalam wawancara tersebut, gelandang asal Uruguay itu diminta untuk memberikan salah satu jersey rekannya di Tottenham Hotspur. Bentancur kemudian menjawab dengan ungkapan yang dianggap mengandung rasisme.
“(Kostumnya) Sonny?” kata Bentancur menyebut sapaan Heung-min Son, Sonny. “Itu bisa jadi juga (kostum) sepupunya Sonny karena mereka semua mirip.”
Tindakan tersebut membuat Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mendenda Bentancur senilai 100 ribu Poundsterling atau Rp2,01 miliar. Namun, September lalu FA melanjutkan kasus tersebut karena ucapan Bentancur dianggap pelanggaran “buruk”.
Tottenham sendiri tak membantah bahwa pemainnya layak dihukum atas ucapan tersebut. Namun, mereka mengajukan banding karena menganggap larangan tujuh pertandingan terlalu berat.
“Sementara kami menerima temuan kesalahan Rodrigo oleh komisi regulasi independen, kami percaya sanksi berikutnya akan keras,” kata Tottenham dalam pernyataan resminya.
“Rodrigo akan tetap ditangguhkan dari kompetisi domestik sementara banding digulirkan dan klub tidak akan memberikan komentar lanjutan pada saat-saat ini.”
Sanksi minimal untuk pelanggaran sebagaimana yang dilakukan Bentancur adalah larangan enam laga. Spurs agaknya mengajukan banding agar sanksi tersebut bisa dikurangi sampai jumlah minimum.
Heung-min Son sendiri mengaku sudah berbicara dengan Bentancur di periode jeda musim lalu. Ia menyebut rekan setimnya tersebut meminta maaf dan tidak punya niat untuk sengaja menyinggung.
“Saya sudah bicara dengan Lolo (sapaan Bentancur). Dia melakukan kesalahan, dia tahu itu dan sudah meminta maaf,” Son.
“Lolo tidak pernah bermaksud dengan sengaja mengucapkan sesuatu yang menyinggung. Kami bersaudara dan itu sama sekali tak berubah.
“Kami sudah melupakan ini, kami bersatu dan kami akan kembali bersama di pra musim untuk bertarung demi klub kami sebagai satu kesatuan.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








