Piala Eropa Grup B: Persaingan 'Neraka" Italia, Spanyol, Kroasia, dan Kuda Hitam Albania

AKURAT.CO, Grup B bisa dikatakan grup paling ketat di Piala Eropa 2024. Betapa tidak? Grup ini dihuni oleh negara-negara raksasa seperti juara bertahan Italia, Spanyol, kuda hitam Kroasia, dan Albania yang mungkin paling tidak difavoritkan.
Terutama dengan keberadaan Spanyol dan Italia yang jelas membawa beban untuk menjadi juara di Piala Eropa tahun ini. Italia bakal datang dengan misi mempertahankan gelar sementara Spanyol mencari penghapus dahaga 12 tahun.
Spanyol terakhir kali menjadi juara Piala Eropa pada 2012 dalam periode dominasi setelah menjuarai edisi 2008 dan memenangi Piala Dunia 2010. Namun, sejak itu La Furia Roja mengalami masa surut di turnamen internasional.
Baca Juga: Piala Eropa Grup A: Target Juara Jerman Diawali dengan Melawan Skotlandia, Swiss, dan Hungaria
Piala Eropa 2024 yang akan digelar di Jerman mulai 14 Juni nanti juga merupakan turnamen internasional pertama bagi sang pelatih, Luis De La Fuente. Adapun De La Fuente ditunjuk menggantikan Luis Enrique pasca Piala Dunia Qatar 2022.
De La Fuente juga membawa pemain-pemain generasi baru dalam daftar sementara seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Pedri, dan Joselu. Juga ada sejumlah nama senior seperti Jesus Navas, Marcos Llorente, serta Alvaro Morata.
Sedangkan Italia selain berusaha mempertahankan gelar mereka juga sedang mencari kebangkitan akibat tak lolos ke Piala Dunia dua kali beruntun. Juga Azzuri akan mencari peruntungan dengan Luciano Spaletti di bangku kepelatihan.
Piala Eropa tahun ini merupakan turnamen internasional pertama Spaletti bersama Italia. Pelatih yang membawa Napoli menjadi juara Liga Serie A Italia 2022-2023 ini masuk menggantikan Roberto Mancini pada 18 Agustus tahun lalu.
Dalam daftar sementara, Italia berisikan pemain-pemain seperti Gianluigi Donnarumma, Stephan El Shaarawy, Gianluca Scamacca, Jorginho, dan Alesandro Bastoni.
Baca Juga: Piala Eropa: Hanya Kapten yang Diizinkan Bicara dengan Wasit di Pertandingan
Adapun Kroasia berpeluang menyingkirkan baik Spanyol atau Italia mengingat mereka adalah runner-up Piala Dunia 2018 dan semifinalis Piala Dunia 2022. Juga dengan skuad mumpuni Zlatko Dalic.
Dalam daftar pemain sementara, Krosia punya Josko Gvardiol, Luka Modric, Josip Stanisic, Mateo Kovacic, dan Mario Pasalic. Pemain-pemain ini adalah juara di liga domestik masing-masing klub.
Bagaimana dengan Albania?
Tim ini bisa menjadi kuda hitam mengingat Piala Eropa 2024 adalah partisipasi kedua mereka sepanjang sejarah setelah yang pertama pada 2018.
Perlu diingat, saat ini mereka dipimpin oleh pelatih yang pernah bermain untuk Arsenal dan Barcelona, Sylvinho.
Dari sisi skuad, Albania punya pemain seperti Berat Djimsiti yang membantu Atalanta menjadi juara Liga Europa, Kristjan Asllani yang membawa Inter Milan menjadi juara Liga Serie A Italia, serte Elseid Hysaj di Lazio.
Grup B Piala Eropa 2024
Spanyol
Kroasia
Italia
Albania
Jadwal Pertandingan Grup B Piala Eropa 2024
15/6 Spanyol vs Kroasia
15/6 Italia vs Albania
19/6 Krosia vs Albania
20/6 Spanyol vs Italia
24/6 Albania vs Spanyol
24/6 Kroasia vs Italia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








