Piala Eropa: Hanya Kapten yang Diizinkan Bicara dengan Wasit di Pertandingan

AKURAT.CO, UEFA menerapkan aturan hanya kapten tim yang diizinkan berbicara dengan wasit untuk mendiskusikan keputusan pada pertandingan Piala Eropa 2024. UEFA menyebut bahwa aturan ini diterapkan demi komunikasi yang lebih jelas di lapangan.
“Menjadi wasit di pertandingan modern sangat sulit,” kata Direktur Pengelola UEFA, Roberto Rosetti, sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.
Menurut Rosetti, pemain selain kapten yang mendekati wasit dengan menunjukkan sikap tak menghormati atau tak setuju akan diberikan kartu kuning. Jika kapten tim adalah kiper, pemain non-kiper diutus untuk menjadi juru bicara dengan wasit.
Baca Juga: Demi Piala Eropa 2024, DFB Perpanjang Kontrak Julian Nagelsmann di Timnas Jerman sampai 2026
“Kami meminta seluruh tim memastikan kapten mereka menjadi satu-satunya pemain yang berbicara kepada wasit,” kata Rosetti. “Kami meminta para kapten untum memastikan rekan setim mereka tidak menganggu dan mengepung wasit.”
Roberto Rosetti mengatakan bahwa kebijakan ini diambil mempertimbangkan bahwa wasit berada dalam tekanan besar di tengah pertandingan. Terutama untuk pertandingan di turnamen sekelas Piala Eropa.
“Petugas pertandingan di lapangan mengambil 200 sampai 250 keputusan per pertandingan–itu setiap 22 detik–dalam situasi kontroversial dan sulit, di bawah tekanan besar,” kata Rosetti.
“Dengan masing-masing mereka diawasi dan ditonton ulang dari berbagai sudut pandang oleh penggemar dan orang-orang seperti pengamat.”
Baca Juga: Piala Eropa: Georgia, Polandia, dan Ukraina Lengkapi Tiga Tim Terakhir Lewat Play-Off
Salah satu hal yang menjadi sorotan UEFA adalah keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan VAR. Di Piala Eropa, wasit akan menjelaskan kepada pemain tentang bagaimana keputusan di lapangan diambil melalui VAR.
“Mereka (wasit) mendapatkan banyak informasi dari VAR, dan kami siap berbicara dan membagi detail lebih dengan para pemain dan pelatih untuk membantu mereka memahami bagaimana sebuah keputusan diambil,” kata Rosetti.
Piala Eropa 2024 sendiri akan digelar di sepuluh kota seantero Jerman pada 14 Juni–14 Juli nanti. Turnamen ini adalah kejuaraan sepakbola antar negara Eropa ke-17 dan akan diikuti oleh sepuluh tim nasional Eropa.
Tuan rumah Jerman akan membuka turnamen dengan menghadapi Skotlandia di Stadion Allianz Arena, Muenchen, 14 Juni mendatang. Sementara juara bertahan Italia akan memulai dengan menghadapi Albania di Dortmund sehari setelahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








