FIFA Pertimbangkan Bahas Sanksi Israel, Rekomendasi Disampaikan di Kongres Juli Nanti

AKURAT.CO, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan akan melakukan pertimbangan hukum untuk menskors Israel dari sepakbola internasional. Tindakan ini menyusul usulan dari Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA) sehubungan dengan krisis di Gaza.
Sebagaimana dikabarkan BBC, Gianni Infantino mengatakan bahwa pertimbangan hukum untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel akan disampaikan pada Kongres Luar Biasa FIFA pada Juli mendatang.
“Penilaian hukum ini akan memberikan jalan masukan dan klaim kedua belah asosiasi (Palestina dan Israel),” kata Gianni Infantino di Kongres FIFA ke-74 di Bangkok, Thailand, Jumat (17/5), sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: TOK! AFC Dukung Palestina Agar Israel Diskors oleh FIFA Sebagai Tanggapan Atas Serangan Gaza
“Hasil analisa dan rekomendasi yang akan mengikuti analisa ini kemudiannya akan dikirimkan ke Dewan FIFA.”
Presiden PFA, Jibril Rajoub, meminta pemungutan suara untuk mengeluarkan Israel dari keanggotaan FIFA pada Kongres di Bangkok hari ini. Tanpa menyebut secara langsung, Jibril meminta FIFA berlaku adil dengan merujuk pada sanksi yang diberikan kepada Rusia.
“Apakah FIFA mempertimbangkan sejumlah perang lebih penting dari (perang) yang lain dan beberapa korban lebih penting?” kata Jibril Rajoub.
“Saya meminta Anda untuk berada di sisi sejarah yang benar. Penderitaan jutaan, termasuk ribuan para pesepakbola, layak untuk menjadi lebih baik. Jika tidak sekarang, kapan lagi?
Baca Juga: Berani! Gary Lineker Dukung Pelarangan Israel di Turnamen Sepakbola Internasional
“Tuan Presiden, bolanya ada di area Anda.”
Pada saat yang sama, Presiden Asosiasi Sepakbola Israel, Shino Moshe Zuares, mengatakan bahwa pernyataan kolega dari Palestina merupakan sikap sinis terhadap sepakbola negaranya.
“Kami menghadapi percobaan politik sinis dan permusuhan oleh asosiasi Palestina untuk menyakiti sepakbola Israel,” kata Zuares.
“Tujuh bulan setelah hari yang buruk tersebut (serangan Hamas ke Israel 7 Oktober 2023), ketika sepakbola tidak bisa dimainkan di sebagian besar wilayah Israel, utara dan selatan, dan lebih dari 130 orang Israel masih ditahan di Gaza, inilah ketidakadilan yang dalam kondisinya kami berjuang untuk hak dasar kami untuk menjadi bagian dari permainan (sepakbola).”
Perang di Gaza yang dimulai sejak 7 Oktober tahun lalu telah menewaskan lebih dari 34 ribu warga Palestina dan sekitar 1.200 warga Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







