Absen Lawan Irak dan Filipina, Ini Alasan Witan Sulaeman Tidak Dipanggil Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Dunia 2026

AKURAT.CO Salah satu pemain sayap andalan Shin Tae-yong, Witan Sulaeman, tidak dipanggil untuk membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Garuda Calling atau pemanggilan Skuad Garuda sudah diumumkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang berisi 22 pemain dan Witan Sulaeman tidak masuk dalam daftar tersebut.
Padahal, Witan Sulaeman yang saat ini membela Bhayangkara FC usai dipinjamkan dari Persija Jakarta tidak pernah absen dari pemanggilan Shin Tae-yong.
Lantas banyak spekulasi yang beredar mengenai alasan tidak dipanggilnya pemain bintang di Piala Asia U-23 itu.
Salah satu alasan yang paling banyak dipercaya publik yakni karena kondisinya yang masih dalam tahap perawatan.
Seperti diketahui, Witan Sulaeman mengalami benturan cukup parah saat membela Timnas Indonesia di playoff Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Kurangi Risiko Kecelakaan, DPR Dukung Pemerintah Hapus Kegiatan Study Tour Sekolah
Benturan itu mengakibatkan kepala Witan yang harus dibalut perban selama pertandingan menghadapi Guinea.
Setelah laga pun Witan harus mendapatkan lima jahitan di kepala.
Namun meski begitu ternyata itu bukan alasan Witan tidak dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Skuad Garuda.
Alasan Witan Sulaeman Tidak Dipanggil Shin Tae-yong
Dilaporkan oleh Sumardji selaku Ketua Badan Tim Nasional (BTN), alasan Witan Sulaeman tidak dapat membela Timnas Indonesia karena ingin menunaikan ibadah haji.
Baca Juga: Hukum Non Muslim Membangun Masjid Perspektif Islam
Baca Juga: Sinopsis Film Do You See What I See, Kisah Nyata Horor Seorang Gadis Pacaran dengan Pocong
Sumardji mengatakan saat ini sang pemain sedang mempersiapkan diri untuk berangkat ibadah haji.
"Witan itu kan akan naik haji, jadi persiapan untuk ke sana. Itu yang pertama," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip Jumat (17/5/2024).
Selain Witan Sulaeman, Elkan Baggot juga masuk dalam daftar pemain yang tidak dipanggil oleh Shin Tae-yong.
Baca Juga: Google Workspace hingga Gmail Dapat Upgared Berkat Gemini
Belum jelas mengenai alasan Elkan tidak dimasukkan ke dalam daftar oleh Shin Tae-yong.
Namun, desas-desus yang beredar bahwa sang pelatih kesal karena pemain asal Klub Ipswich Town itu tidak memberi jawaban saat dibutuhkan membela Timnas U-23 di laga playoff Olimpiade Paris 2024.
Sumardji menambahkan bahwa 22 pemain lainnya yang dipanggil sudah sesuai dengan kebutuhan tim.
"Tidak adanya Elkan dan yang lain itu karena coach Shin Tae-yong sudah menyesuaikan dengan tim pelatih," tuturnya.
Baca Juga: Profil Kevin Sanjaya, Atlet Bulu Tangkis yang Resmi Pensiun di Usia Muda
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jika nantinya terdapat beberapa perubahan pemain dari nama-nama yang telah dipanggil Shin Tae-yong.
Sumardji juga menampik adanya faktor nonteknis soal pemanggilan pemain Timnas Indonesia kali ini karena BTN tidak dapat laporan dari jajaran kepelatihan.
Baca Juga: Tak Hanya di Jakarta, PDIP Juga Berpeluang Usung Ahok di Pilkada Sumut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






