Profil Kevin Sanjaya, Atlet Bulu Tangkis yang Resmi Pensiun di Usia Muda

AKURAT.CO Baru-baru ini, dunia olahraga Badminton dikejutkan dengan kabar Kevin Sanjaya yang resmi menyatakan pensiun sebagai pemain bulu tangkis dan mundur dari Pelatnas PBSI.
Tentu saja kabar Kevin Sanjaya yang mengundurkan diri membuat para pendukungnya terkejut, namun dia juga memiliki alasan sendiri melakukan hal tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Kevin Sanjaya membagikan alasan mengapa ia memutuskan untuk pensiun dari dunia Badminton, yaitu karena mengalami cedera bahu pada 2017 dan tidak membaik.
Unggahan terbaru di Instagram Kevin Sanjaya, @kevin_sanjaya, sudah membuat para penggemarnya sedih, namun tetap menyemangatinya.
Baca Juga: Buka Suara, Ternyata Ini Alasan Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas
Mengutip berbagai sumber, Jumat (17/5/2024), berikut ini profil Kevin Sanjaya yang dikenal sebagai atlet Badminton yang sudah lama membela Indonesia.
Profil Kevin Sanjaya
Kevin Sanjaya lahir pada 2 Agustus 1995 di Banyuwangi, Jawa Timur, dan sejak usia dua tahun ia sudah mulai mengenal bulu tangkis.
Hobinya bermain bulu tangkis, karena dia sering melihat sang ayah bermain bulu tangkis di samping rumahnya di Jember.
Ayahnya yang mendukung hobi sang anak, akhirnya memasukkan Kevin ke klub Putra 46 karena dia tertarik dengan Badminton.
Baca Juga: Mundur dari Pelatnas, Berikut Perjalanan Karier Kevin Sanjaya Sukamuljo
Kurang lebih setahun kemudian, Kevin berhasil bergabung dengan klub Sari Agung pada tahun 1996, yang saat itu masih berusia sembilan tahun.
Kevin memulai kariernya dengan mengikuti audisi PB Djarum, tetapi dia gagal karena posturnya yang masih terlalu mungil.
Namun, dia tidak menyerah dan mencoba lagi pada tahun 2007, hingga akhirnya dia berhasil dan lolos.
Kevin pernah mengalami kesulitan saat berada di PB Djarum ini. Dia berusaha bermain tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran, hingga penampilannya lebih dikenal di nomor ganda.
Berkat usahanya yang tidak mudah menyerah, Kevin Sanjaya berhasil meraih medali emas di ASEAN School Games 2011 bersama rekannya, Aris Budiharti di nomor ganda campuran/
Bukan hanya itu, Kevin Sanjaya juga meraih medali perak di nomor ganda putra bersama Felix Kinalsal.
Kevin juga pernah bermain bersama Lukhi Apri Nugroho. Kevin dan Lukhi kemudian pergi ke World Junior Championships 2011, dan mencapai delapan kemenangan besar.
Dari tahun ke tahun berikutnya, Kevin Sanjaya selalu berganti rekan, sehingga kemampuannya terus meningkat, meskipun belum mendapat kemenangan.
Hingga akhirnya di tahun 2017, Kevin mendapatkan rekan setianya, Marcus, hingga mereka menjadi ganda putra nomor satu dunia.
Kevin dan Marcus memenangkan medali emas di Asian Games Jakarta 2018. Mereka berdua juga mendapat julukan asangan The Minion yang mampu meraih delapan gelar BWF Tour Series tahun berikutnya.
Prestasi tersebut membuat Kevin dan Marcus diyakini akan meraih medali emas Olimpiade 2020, namun pandemi Covid-19 menerpa dan menghambat perkembangan mereka.
Akibat cedera, performa mereka menurun dan tidak semangat. Cedera berkepanjangan itu membuat Kevin memutuskan pensiun dari bulu tangkis.
Itulah profil lengkap Kevin Sanjaya, atlet bulu tangkis yang resmi pensiun karena mengalami cedera berkepanjangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







