Harga Tiket Timnas Indonesia Melambung Tinggi, PSSI: Maaf Kami Terpaksa!

AKURAT.CO PSSI akhirnya angkat suara mengenai polemik naiknya harga tiket laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak dan Filipina di Juni mendatang.
Harga dua laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia 2026 memang naik menjadi cukup tinggi. Harga tiket termurah dijual pada harga Rp550 ribu.
Sementara untuk kategori Garuda West atau tribune barat dan Garuda East (tribun selatan), PSSI menjualnya dengan harga Rp850 ribu. Tiket terusan dijual Rp1,5 juta.
Untuk tiket Premium West (VIP Barat) dan Premium East (VIP Timur), PSSI menjualnya dengan harga Rp1,25 juta dengan tiket terusan Rp2,25 juta. Ini merupakan tiket dengan kategori termahal.
Tentu dengan deretan harga tiket ini dinilai sangat mahal bagi netizen. Terkait hal ini, PSSI melalui anggota Exco, Arya Sinulingga angkat suara.
Bagi Arya hal terpaksa dilakukan, karena memang PSSI mebutuhkan dana besar untuk membangun Timnas Indonesia yang kuat.
"Perlu kalian tahu, ini memang berat sekali bagi kita PSSI untuk membuat harga seperti sekarang ini. Kenapa, karena kalau Timnas-nya makin kuat, butuh pendanaan makin besar," ucap Arya dalam keterangan resminya.
Arya mengambil contoh pendanaan Timnas Indonesia U-23 di kancah Piala Asia U-23 lalu. Karena Timnas Indonesia melangkah jauh maka semakin besar pula dana yang dikeluarkan.
"Contoh kemarin, kalau kemarin kita hanya sampai tidak lolos ke putaran kedua atau delapan besar di Piala Asia U-23, maka kita cukup sampai di sini, ini tidak."
"Lolos ke delapan besar Piala Asia U-23, itu butuh pendanaan lagi. Menginapnya, semuanya. Habis itu masuk semifinal lagi, tambah lagi, menginapnya, akomodasi, hotelnya, dan sebagainya," kata Arya.
"Habis itu, kita harus ikut lagi ke perebutan peringkat ketiga dan keempat, tambah lagi pendanaannya. Karena kita mengejar Olimpiade Paris 2024, ketika kita kalah kemarin (vs Irak U-23), kita masuk play-off," beber Arya.
Selain itu dana akomodasi yang dibutuhkan Timnas Indonesia cukup besar. Sehingga PSSI memang harus mencari sumber pendanaan.
"Butuh lagi pendanaan lagi, naik pesawat, kemudian akomodasi, dan sebagainya. Yang tadinya cukup mungkin dari Doha, Qatar, ini ke Paris, Prancis, lalu ke Indonesia."
"Kemudian, nanti di Piala Dunia 2026, kita semua berharap masuk ke putaran ketiga, di sana kita sudah ada 10 kali pertandingan yang akan kita laksanakan, dan itu butuh pendanaan lagi. Tim, penginapan, akomodasi, dan ketika tandang naik pesawat lagi, dan sebagainya. Jadi, memang Timnas makin kuat, pendanaan makin kuat. Maka, dibutuhkan dana yang banyak," beber Arya.
Arya pun membantah dengan tegas tudingan PSSI mencari untung dengan berupaya dalam menaikkan tiket laga Timnas Indonesia. Sekali lagi, Arya melontarkan permohonan maaf akan keputusan ini.
"Jadi, tidak ada kita cari untung. Ini semua untuk membiayai Timnas salah satunya. Memang ada hak siar, tapi itu tidak cukup. Maka, salah satunya dari tiket juga. Walaupun dari tiket dibandingkan dari yang lain masih kecil juga. Konsekuensi kita ketika Timnas makin kuat, maka butuh dana semakin besar."
"Jadi, minta maaf sekali, terpaksa kita lakukan hanya untuk Timnas kita bisa bertanding tanpa memikirkan uang, yang mereka tahu hanya bertanding. Sekali lagi saya minta maaf," tukas Arya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








