Ngaku Ditawari Negara Lain, Erick Thohir Sentil Sisi Profesionalisme Shin Tae-yong

AKURAT.CO Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tidak bisa berbuat banyak bila Shin Tae-yong memutuskan mundur dari jabatan pelatih Timnas Indonesia. Namun Erick masih percaya bila Shin Tae-yong masih akan membersamai Timnas Indonesia.
Situasi Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia memang sedang menjadi perbincangan hangat. Terlebih pelatih asal Korea Selatan tersebut secara blak-blakan mengatakan pada media Korea Selatan bahwa dirinya mendapat tawaran dari negara lain.
Terlebih Shin Tae-yong dinilai baru saja menorehkan sejarah dengan berhasil membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.
Terkait hal ini, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI, angkat suara. Erick Thohir menegaskan sebuah prinsip profesionalisme menanggapi prestasi Timnas yang pertama kali lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 Qatar.
"Saya kan orang profesional, jadi saya pegang prinsip itu. Jika coach Shin mau mundur, saya tidak bisa nolak,” ucap Erick Thohir dalam keterangan resminya.
Erick Thohir pun menilai, saat ini sudah memiliki kesepakatan secara profesional antara PSSI dan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
”Tapi Kesepakatan saya dan Shin Tae-yong yang kontraknya habis hingga Juni, ada dua parameter, yakni timnas senior lolos 16 besar Piala Asia yang kemarin dan 8 besar Piala Asia U-23 bagi timnas muda kita.”
“Kita punya komitmen itu, baru kemudian bicara perpanjangan untuk 2027," jelas dia.
Erick menyatakan, sejauh ini puas atas kinerja Shin Tae-yong, namun pihaknya harus memasang target prestasi di level Asia terhadap pelatih yang sudah menangani Timnas Indonesia sejak 2019 itu.
"Oleh karenanya di Piala Asia U23, April besok, Indonesia harus bisa berbicara banyak. Apalagi banyak pemain U-23 kita masuk dalam skuat timnas senior kemarin dan beberapa pemain sering jadi starting eleven. Itu modal yang sangat besar bagi STY untuk membuat kejutan," tambah Erick.
Tercatat dari 26 line up timnas senior Piala Asia lalu, terdapat 11 anggota skuat U-23 Merah Putih. Tak hanya itu, sebanyak lima hingga enam pemain U-23 sering jadi starting eleven, seperti Ernando Ari, Justin Hubner, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, dan Witan Sulaeman, serta Rafael Struick.
"Berkaca dari Piala Asia kemarin, kita kekurangan goal getter. Lihat bagaimana Australia kemarin. Jarang menyerang, tapi selalu efektif mencetak gol. Harus seperti itu. Tugas STY untuk segera membenahi sektor itu agar target tercapai," jelas Erick.
Baca Juga: 'Ditodong' Suporter Timnas Indonesia Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong, Ini Jawaban Erick Thohir
Di Piala Asia U-23 nanti, Indonesia bergabung di grup A yang terdiri dari Tuan Rumah, Qatar, Jordania, dan Australia. Persaingan di Piala Asia U23 lebih berat. Turnamen yang diikuti 16 negara yang dibagi dalam empat grup itu hanya akan meloloskan peringkat pertama dan kedua setiap grup untuk langsung bertanding di babak knock out atau 8 besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









