Indra Sjafri Terima Tawaran Melatih Timnas Indonesia U-20 dengan Misi Membentuk Generasi Baru

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, menjabarkan alasan dirinya menerima tugas baru sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Indra Sjafri mengatakan bahwa dia ingin menyiapkan generasi baru di Timnas Indonesia U-20.
Indra Sjafri memang sudah mulai memimpin pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20. Pemusatan latihan ini dimulai pada 23 Desember 2023 di Qatar dan berlanjut di Jakarta hingga 28 Januari 2024 mendatang.
Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 kali ini diikuti oleh 34 pemain yang dipanggil oleh Indra Sjafri.
Baca Juga: TC Timnas Indonesia U-20 di Qatar Masuk Sesi Taktik, Iqbal Gwijangge Ingin ke Piala Dunia U-20
“Sesuai dengan tugas yang diberikan oleh PSSI ke saya, yaitu diberikan tugas baru menjadi Pelatih Timnas U-20. Pertama, kenapa alasan saya mau menerima? Saya ingin menyiapkan generasi baru U-20,” kata Indra Sjafri saat ditemui di sela latihan Lapangan A, Senayan, Jakarta, Kamis (4/1).
“Saya bicara dengan Pak Ketum (PSSI-Erick Thohir) bahwa kita perlu generasi baru yang secara terus-menerus kita bina, yaitu dengan memperbaiki persiapan tim nasional U20 dan U17."
Menurut Indra, untuk membuat generasi baru program pembinaan memang harus berkesinambungan. Selain U-20, katanya, PSSI juga akan mempersiapkan Timnas Indonesia U-17.
Baca Juga: Indra Sjafri Pimpin Timnas U-20, Timnas U-23 Kembali Ke STY
“Jadi setelah ini kita juga akan membentuk tim nasional U-17. Tentu tidak terlepas dari kualitas pemain yang muncul di tim nasional itu adalah berkat dari klub-klub yang melakukan pembinaan dengan baik,” kata Indra Sjafri.
“Para pemain ini nantinya datang dari yang kami pantau dari kompetisi-kompetisi yang ada di EPA, Suratin, Liga 3."
Sebagai informasi pada 2024 ini Timnas Indonesia U-20 memiliki beberapa agenda turnamen. Di antaranya adalah Piala AFF U-19 2024, Kualifikasi Piala AFC U-20 2025, dan target lolos ke Piala Dunia U-20 2025 mendatang.
Daftar 34 Nama Pemain TC Tim U-20 Indonesia Tahap 2 di Jakarta
1. Ikram Algiffari, Semen Padang
2. Rifky Tofani, PPLP DKI Jakarta
3. Andrika Fathir, Borneo FC
4. Dony Tri, Persija
5. Alexandro Felix, Barito Putera
6. Kadek Arel, Bali United
7. Sulthan Zaky, PSM
8. M Iqbal Gwijangge, Barito Putera
9. Muhammad Ibrah, Persija
10. Muhammad Syamsul, Persikabo
11. Muhammad Mufli, PSM
12. Arlyansyah Abdulmanan, Persija
13. Ji Da Bin, ASIOP
14. Muhammad Kafiatur, Dewa United
15. M Riski Afrisal, Madura United
16. Ferre Murari, Bhayangkara FC
17. M Nabil Asyura, Persija
18. Rizdjar Nurviat, Borneo FC
19. Hugo Samir, Borneo FC
20. Fitrah Maulana, Persib
21. Zaky Abdul, Dewa United
22. Habib Hidayatullah, Dewa United
23. Arkhan Kaka, Persis
24. M Ghozali, PS Siak
25. Fahri Akbar, Dewwa United
26. Muhammad Ragil, Bhayangkara FC
27. A Fery Jamsir, Persiban Bantaeng
28. Dani Saputra, Garudayaksa Academy
29. Muhammad Rayhan, Kwarta
30. Figo Dennis, Persija
31. Tony Firmansyah, Persebaya
32. Habil Abdillah, PPLP Jawa Tengah
33. Genta Saifulloh, PSP
34. Raheem Nugraha, Bhayangkara FC
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








