Kritik Permainan MU Lawan Liverpool, Jose Mourinho Unggah Gambar "Bus Parkir" di Lapangan

AKURAT.CO, Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, merespons hasil imbang 0-0 antara Liverpool dan eks klubnya, Manchester United, dengan unggahan yang boleh dibilang “unik”.
Ya, pelatih asal Portugal itu mengunggah gambar sebuah bus yang berada di dalam lapangan sepakbola untuk menyindir permainan MU.
Lewat gambar tersebut Jose Mourinho hendak mengatakan bahwa MU hanya bisa bertahan melawan Liverpool di laga matchday ke-17 Liga Primer Inggris 2023-2024 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, semalam.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal ke Puncak Geser Liverpool, Villa Bertahan di Posisi 3
Dalam unggahan itu, bus bertuliskan Manchester United berwarna merah berada di tengah lapangan.
Di satu sisi di depan gawang ada tulisan Onana merujuk Kiper MU, Andre Onana, dan di sisi lainnya ada tulisan Hojlund yang merujuk pada penyerang MU, Rasmus Hojlund.
Kritik Jose Mourinho tersebut sejalan dengan statistik pasca laga antara Liverpool dan MU. Liverpool unggul penguasaan bola sebanyak 69 persen berbanding 31 persen.
Dari sisi serangan, skuat asuhan Juergen Klopp menorehkan 34 tembakan (delapan tepat sasaran) berbanding enam tembakan MU (satu tepat sasaran). Liverpool juga mencatatkan 12 sepak pojok sementara MU nol.
Baca Juga: Erik Ten Hag di 'Ujung Tanduk' setelah MU Disingkirkan Muenchen, Thomas Tuchel Sampaikan Simpati
Dalam dunia sepakbola, unggahan Mourinho tersebut disebut dengan “taktik parkir bus”. Yakni bertahan total dengan menempatkan seluruh pemain di area bertahan.
Istilah parkir bus ini justru dialamatkan kepada Jose Mourinho ketika ia memimpin Inter Milan menghadapi Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions 2009-2010.
Mourinho menempatkan seluruh pemainnya untuk bertahan dan membiarkan pemain Barcelona membawa bola untuk mengamankan kemenangan 3-1 yang mereka peroleh dari leg pertama.
Leg kedua yang digelar di kandang Barcelona di Stadion Camp Nou tersebut selesai dengan kemenangan 1-0 untuk tuan rumah.
Namun Inter berhak ke final karena menang agregat dan mengakhiri turnamen sebagai juara dengan mengalahkan Bayern Muenchen.
MU dan Erik Ten Hag sendiri berada dalam posisi sulit karena mereka kalah 0-3 dari AFC Bournemouth di pekan sebelumnya plus tersingkir dari Liga Champions.
Hasil imbang kontra Liverpool untuk sementara melegakan Erik Ten Hag yang pemecatannya sudah dibicarakan di media Inggris dalam hari-hari terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







