MU Resmi Lepas Greenwood, Neville Sebut Klub "Sembrono"

AKURAT.CO, Manchester United (MU) akhirnya melepas salah satu pemainnya, Mason Greenwood, sebagai keputusan atas kontroversi tuduhan pelecehan seksual terhadap dilakukan sang striker. Pun demikian, MU dikritik karena cara mereka menyelesaikan kasus ini yang dianggap terlalu berlarut-larut.
Eks pemain MU, Gary Neville, mengatakan bahwa MU tidak benar-benar teguh dalam merespons kasus Mason Greenwood. Pesepakbola berusia 21 tahun tersebut ditahan sejak Januari 2022 dan pada Februari lalu pengadilan menggugurkan tuduhan percobaan pemerkosaan dan kekerasan yang dilakukan Greenwood.
“Prosesnya menjadi sangat buruk. Ketika Anda menghadapi situasi yang penting, dan situasi sulit seperti ini, itu meminta kepempimpinan yang berwibawa. Dan itu datang dari posisi paling atas. Manchester United tidak memiliki itu,” kata Neville sebagaimana dipetik dari BBC.
Kritik Neville menyusul ketika MU sempat menunjukkan peluang akan mempertahankan Mason Greenwood dengan bersandar pada putusan pengadilan. Sejalan dengan itu, tim sepakbola putri dan penggemar wanita MU melakukan protes atas kemungkinan reintegrasi Greenwood ke klub.
Protes itu ditunjukkan dengan demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah pendukung wanita MU pada pertandingan pertama Liga Primer Inggris musim ini melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 14 Agustus lalu.
Gary Neville menganggap bahwa untuk kasus seperti yang terjadi pada Greenwood MU sebaiknya menggunakan tim independen dalam hal penyelidikan dan memutuskan. Menggunakan jasa independen akan membuat reputasi MU sebagai klub raksasa dunia terjaga.
“Pada isu seperti pelecehan domestik, kekerasan terhadap perempuan, perlu (penyelidikan) independen,” kata Neville.
“Tidak seharusnya Manchester United menjadi hakim dan juri pada kasus yang penting seperti ini. Tidak hanya untuk mereka, tetapi juga untuk permainan (sepakbola). Orang bicara tentang reputasi Manchester United tetapi ini juga soal Liga Primer.”
Sebelum terkena kasus dugaan pemerkosaan, Mason Greenwood, sebenarnya adalah pemain potensial asli didikan MU. Mulai bermain unuk MU di usia 17 tahun pada 2018, Greenwood sudah mencetak 22 gol dari 83 penampilan.
Pada 2020, ia juga masuk dalam skuat Tim Nasional Inggris dengan debutnya pada pertadingan melawan Islandia di UEFA Nations League pada 5 September 2020.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



