Pilih Cuti Panjang, Luciano Spaletti Tinggalkan Napoli Di Puncak Pencapaiannya
AKURAT.CO, Luciano Spaletti namanya. Ya, pelatih berkepala plontos ini memilih untuk meninggalkan jejak justru ketika ia sedang berada di puncak pencapaiannya dengan membawa Napoli meraih scudetto untuk yang pertama dalam 33 tahun sejak terakhir kali di Era Diego Maradona pada musim 1989-1990.
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, telah mengonfirmasi bahwa Spaletti memilih menyepi dari hiruk-pikuk kepelatihan selama satu tahun setelah membantu Napoli menjadi juara Liga Serie A 2022-2023. Laurentiis mengatakan bahwa ia tidak bisa menahan keinginan pelatih berusia 64 tahun itu.
“Spaletti adalah orang bebas,” kata De Laurentiis sebagaimana dipetik dari AS.
“Jika seseorang datang kepada Anda dan bilang ‘saya sudah melakukan yang terbaik, tetapi siklus sudah selesai. Saya ingin satu tahun bertenang sekalipun saya masih punya satu tahun tersisa dalam kontrak saya’, lalu saya hanya bisa bilang terimakasih dan membiarkan dia bebas melakukan apa yang dia inginkan. Saya mengharapkan yang terbaik untuknya.”
“Sabbatical” sebenarnya bukan hal yang baru bagi Spaletti. Dalam 30 tahun karier kepelatihannya, Spaletti pernah tak melatih selama dua musim pada 1999-2001 selepas dari Venezia dan sebelum bergabung ke Udinese.
Pada 2014, Luciano Spaletti kembali mengambil jeda dua musim setelah lima musim bersama klub Rusia, Zenit St Petersburg, sebelum mendarat di Inter Milan pada 2017. Dua musim bersama Inter, Spaletti juga sempat tak melatih selama dua tahun pada sejak 2019 sebelum meneken kontrak tiga musim bersama Napoli mulai 2021.
Luciano Spaletti adalah satu dari sekian banyak pelatih di Italia yang menempuh perjalanan panjang sebelum mendapatkan prestasi bersejarah. Ia seperti Claudio Ranieri yang bertualang di banyak klub selama 30 tahun sebelum mencetak sejarah dengan membawa Leicester City menjadi juara Liga Primer Inggris untuk kali pertama pada 2016.
Di Italia, hanya Juventus dan AC Milan klub besar yang belum terkena sentuhan kepelatihan Spaletti. Sambil menanti satu musim jeda, dua klub tersebut tampaknya punya peluang untuk menggaet Spaletti setelah sang pelatih kembali dari masa bertenangnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




