Zulhas Cup: Gol Cepat & Kartu Merah Hiasi Kemenangan Ungaran Timur Atas Ambarawa

AKURAT.CO, Kecamatan Ungaran Timur berhasil melaju ke partai puncak Liga Akurat Zulhas Cup 2023 regional Kabupaten Semarang. Mereka lolos ke final usai mengalahkan Kecamatan Ambarawa di empat besar.
Berlangsung di Lapangan Gelora Kepodang Gedangan, Tuntang, Ungaran Timur menang dengan skor meyakinkan 3-2 atas Ambarawa pada Selasa (28/2).
Dalam laga ini, Ungaran Timur tampil apik sejak awal karena berhasil mencetak dua gol cepat, salah satunya saat pertandingan belum berjalan satu menit.
Selain itu, Ungaran Timur juga harus bermain dengan sepuluh pemain selama satu babak setelah salah satu pemainnya dikartu merah sebelum turun minum.
Dengan hasil ini, Ungaran Timur berhak menantang Kecamatan Suruh di final Liga Akurat Zulhas Cup 2023 regional Kabupaten Semarang. Suruh sudah lebih dulu ke partai puncak setelah mengalahkan Pringapus dengan skor 1-0 pada Senin (27/2).
Jalannya Pertandingan Zulhas Cup Ungaran Timur vs Ambarawa
Kejutan langsung terjadi saat sepak mula atau kick-off. Ungaran Timur mampu membuka keunggulan setelah Doni melepaskan tembakan lambung dari tengah lapangan dan sukses menjebol gawang lawan yang dikawal Adam.
Dominasi Ungaran Timur di awal pertandingan Zulhas Cup kali ini benar-benar tak terelakkan. Mereka hanya butuh waktu tiga menit untuk menambah skor jadi 2-0 usai sepakan Asri berhasil menggetarkan jala gawang Ambarawa.
Ambarawa tak tinggal diam setelah tertinggal dua gol. Daniel Nurcahya yang menjadi andalan langsung memberikan dua ancaman tak lama setelah timnya kebobolan. Tapi, peluang emas pemain PSISa Salatiga itu masih membentur mistar dan melenceng.
Serangan demi serangan terus dilancarkan Ambarawa agar bisa memperkecil kedudukan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil saat Fernando Gomes berhasil memanfaatkan umpan sepak pojok dengan sundulannya.
Keberhasilan mencetak satu gol membuat Ambarawa kian bersemangat. Dua peluang emas tambahan muncul, masing-masing lewat Daniel dan Dani. Tapi belum membuahkan gol ke gawang Ungaran Timur.
Petaka menghampiri Ungaran Timur jelang babak pertama berakhir. Pemain nomor 15, Zidni, diusir oleh wasit karena menerima kartu kuning kedua alias kartu merah. Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, hujan terus mengguyur dan membuat lapangan menjadi sedikit berlumpur. Situasi ini mengakibatkan aliran bola tersendat sehingga menjadi kesulitan bagi kedua tim mengendalikan bola.
Pun demikian, kedua tetap bisa menciptakan peluang. Seperti ancaman yang diciptakan oleh Daniel untuk Ambarawa dan Ajik Mashudi untuk Ungaran Timur.
Bahkan, Ungaran Timur akhirnya bisa mendapatkan gol ketiganya pada menit ke-50 setelah Rafli yang mengenakan nomor punggung 14 mampu membobol gawang Ambarawa. Skor berubah menjadi 3-1.
Ambarawa kembali memangkas jarak lewat tendangan bebas Tian pada menit ke-63. Gol tersebut jadi gol terakhir yang tercipta dan pertandingan pun berakhir 3-2 untuk Ungaran Timur.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun




