Jumpa Persija, Kiper Bali United Waspadai Pergerakan Riko Simanjuntak

AKURAT.CO, Bali United akan kembali menghadapi Persija Jakarta di laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023. Kiper Muhammad Ridho Dzajulie mengatakan bahwa dirinya sangat mewaspadai pergerakan salah satu pilar Macan Kemayoran, Riko Simanjuntak.
Riko Simanjuntak memang cukup konsisten berkontribusi untuk Persija sejak gabung pada Liga 1 2018 lalu. Dia selalu tampil lebih dari 25 pertandingan di setiap musimnya.
Baru-baru ini performanya menjadi perbincangan. Riko Simanjuntak menjadi aktor utama kemenangan Persija atas PSS Sleman 2-0 di Bantul, Minggu (08/01/23).
Tak sekadar mencetak gol, satu kreasi Riko pada akhirnya berbual gol yang dicetak Ginanjar Wahyu.
Keistimewaan Riko ini dipuji Ridho jelang pertemuan Persija melawan Bali United pada pekan ke-18 Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (15/01/23).
Menurut Ridho, pemain berusia 30 tahun itu menjadi sosok yang harus diwaspadai barisan belakang Bali United.
"Bagi saya pribadi, Riko Simanjuntak (paling diwaspadai). Dia sangat mobile. Dimanapun pasti ada Riko," kata Ridho.
Riko kerap ditempatkan di sektor sayap kanan. Namun, Riko Simanjuntak juga fleksibel pindah ke posisi tengah hingga sayap kiri.
Gol yang dibuatnya ke gawang PSS Sleman merupakan kejutan saat pemain bernomer punggung 25 tersebut tiba-tiba muncul dari belakang.
"Mereka kalau ada kebuntuan, saat Riko masuk pasti semua terpecahkan. Jadi, bagi saya Riko paling berbahaya," tutur Ridho.
Senjata Para Mantan
Pada musim ini, Persija juga mengoptimalkan para pemain muda. Pelatih asal Jerman, Thomas Doll, berani menampilkan para pemain muda, seperti Ginanjar Wahyu hingga Muhammad Ferrari.
Determinasi Macan Muda itu membantu para pemain asing yang unggul dari segi taktikal. Menurut Ridho, hal itu juga wajib diwaspadai Bali United.
"Saya lihat para pemain mudanya juga berbahaya, termasuk yang kemarin bisa cetak gol (Ginanjar). Pasti mereka punya motivasi yang lebih dari seniornya," papar Ridho.
Namun, Bali United juga punya senjata mematikan. Ada banyak mantan pemain Persija yang kini jadi bagian Bali United.
Terbaru, Bali United menampung Ryuji Utomo dan Sandi Sute. Mereka menyusul Ramdani Lestaluhu dan Novri Setiawan yang gabung pada awal tahun lalu.
Bagi Ridho, keberadaan Novri Setiawan dkk. bisa memberi keuntungan bagi Bali United saat melawan tim Macan Kemayoran.
"Pasti laga ini sangat seru. Ada banyak mantan Persija di sini. Pastinya ingin membuktikan bahwa mereka bisa bermain lebih baik," tutur Ridho.
Ridho memastikan tim sudah menjalani masa persiapan yang bagus. Kini saatnya tim menunjukkan performa terbaik di lapangan, seperti halnya saat menang 1-0 di Gianyar pada putaran pertama.
"Soal masalah taktik strategi, pelatih yang tahu. Kita hanya akan menjalankan instruksi dalam pertandingan," ucap Ridho.
Sepanjang era Stefano Cugurra Teco, Bali United sangat dominan atas Persija. Mereka sukses sapu bersih lima pertemuan terakhir di Liga 1.
Dominasi ini pastinya ingin dilanjutkan Bali United, untuk menjaga persaingan di papan atas Liga 1 2022-2023.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




