Akurat Logo

Kembangkan Talenta Muda Sepakbola Papua, Freeport Bentuk PFA

A Suhaimi Mohamad | 1 Juli 2022, 14:09 WIB
Kembangkan Talenta Muda Sepakbola Papua, Freeport Bentuk PFA

AKURAT.CO Cita-cita untuk mengembangkan sepakbola di tanah Papua tampaknya jadi komitmen khusus bagi PT Freeport Indonesia. Mereka kini memutuskan untuk resmi membentuk Papua Football Academy (PFA)

Buntut dari insiden Persipura Jayapura yang degradasi ke Liga 2 2022, sehingga tak ada lagi wakil Papua di kompetisi tertinggi Liga 1. Freeport juga menarik diri jadi sponsor.

Namun, Freeport tidak benar-benar meninggalkan dunia sepak bola. Kali ini, perusahaan tambang itu membentuk tim usia muda, Papua Football Academy (PFA).

Tak tanggung-tanggung, mereka juga mendatangkan mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal untuk mencari bibit-bibit muda terbaik Papua.

Wolfgang Pikal tercatat telah menjaring bakat-bakat sepak bola muda Papua di Timika dan Merauke, serta di Jayapura.

Adapun pemain yang akan dibina di Papua Football Academy (PFA) adalah kelahiran 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2009. Direktur Akademi Papua Football Academy, Wolfgang Pikal mengaku antusias menjalani perannya di program PFA Cari Bakat Papua. 

"Dari pencarian bakat di tiga kota ini, saya melihat ada perbedaan karakter anak-anak yang ikut PFA Cari Bakat," ungkap Pikal.

"Tetapi pada dasarnya, bakat sepak bola anak-anak Papua sudah luar biasa. Mereka hanya membutuhkan sentuhan khusus agar menjadi sinar sepak bola Indonesia." ungkap dia.

"Polesan pelatih mereka di SSB sudah bisa terlihat ketika para peserta seleksi ini diberi kesempatan bermain sepak bola 7 lawan 7 selama 2x10 menit," jelas Wolfgang Pikal.

Ricardo Salampessy dan Ardiles Rumbiak Ikut Terlibat 

Tak sendiri, Wolfgang Pikal melakukan seleksi pemain Papua Football Academy (PFA) bersama salah satu pemain senior Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy. 

Wolfgang Pikal dan Ricardo Samapessy membuka seleksi terakhir PFA Cari Bakat di Stadion Mahacendra Jayapura, Universitas Cenderawasih, pada akhir Juni kemarin.

Ricardo Salampessy adalah bek Timnas Indonesia di Piala Asia 2007, kini ia berusia 38 tahun, juga salah satu pelopor Jayapura Junior League bersama Ardiles Rumbiak.

Sedangkan Ardiles Rumbiak diangkat jadi pelatih kepala di Papua Football Academy.

Dari 137 peserta yang mendaftar Papua Football Academy Cari Bakat di Jayapura, tim pelatih telah memilih 21 pemain terbaik yang akan menjalani tes lanjutan

Mereka yang lolos tahap pertama akan mengikuti tes psikologi, sidik jari, hingga dilanjutkan dengan tes kesehatan, untuk menyaring kembali para talenta terbaik.

Tim pelatih pimpinan Wolfgang Pikal akan memilih 30 bibit muda Papua terbaik untuk mengoptimalkan bakat sepak bola yang mereka punya, sebagai bekal masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.