Suporter Liverpool Sebut Diperlakukan seperti "Binatang" oleh Polisi Prancis
AKURAT.CO, Kekacauan menjelang final Liga Champions 2021-2022 antara Real Madrid dan Liverpool di Stade De France, Paris, Prancis, 28 Mei silam ternyata “berbuntut panjang”. Dengar pendapat di Parlemen Prancis telah digelar pada Selasa (21/6) untuk masalah ini dan kesaksian kian memojokkan otoritas negara penyelenggara.
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, sejumlah saksi di Parlemen Prancis mengatakan bahwa polisi Paris bersikap agresif, provokatif, dan berprasangka terhadap pendukung Liverpool sejak mereka tiba di Stade De France menjelang pertandingan.
Sekretaris Asosiasi Suporter Disabel Liverpool, Ted Morris, menuduh Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Damanin, berbohong dengan menyalahkan suporter timnya dalam kekacauan tersebut. Ketika itu, Damanin menyebut bahwa kekacauan terjadi karena banyak suporter yang membawa tiket palsu menumpuk di pintu masuk.
Morris, yang ketika itu datang ke Stade De France dengan kursi roda, mengatakan bahwa suporter Liverpool terkejut dengan perlakuan polisi Paris. Menurutnya, adalah suporter yang memilih untuk menjaga diri agar tak terjadi “bencana besar” dalam perhelatan itu.
“Otoritas mestinya malu,” kata Morris. “Mereka (pendukung) diperlakukan seperti binatang. Mereka diperlakukan dengan sangat menghinakan.”
Lebih jauh, Morris mengatakan bahwa perlakuan polisi Paris pada suporter Liverpool dan pernyataan Darmanin seperti membuka luka lama mereka terhadap tragedi Hillsborough 1989. Salah satunya adalah di mana otoritas seperti menutupi kebenaran atas peristiwa yang menewaskan banyak orang itu.
“Mr Darmanin telah berbohong dan membuat rasa sakit dan trauma kami memburuk,” ucap Morris.
“Saya meminta dia untuk secara pantas menarik pernyataannya dan mundur. Kami sudah hapal dengan kebohongan selama 33 tahun. Untuk mempertahankan kebenaran hari ini sangat penting bagi kami. Jauh lebih penting ketimbang yang Anda bayangkan.”
Final di Paris merupakan final pindahan sebagai imbas invasi Rusia ke Ukraina. Semestinya, final antara Madrid dan Liverpool digelar di Stadion Gazprom, St Petersburg, Rusia.
Para senator di komisi untuk kasus laga Madrid-Liverpool telah mengunjungi Stade De France pekan lalu. Mereka dijadwalkan akan menyampaikan kesimpulan atas peristiwa ini pada Rabu (22/6).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




