Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia 'Gaspol' Cari Talenta Dunia

AKURAT.CO, Timnas Indonesia mulai menatap agenda FIFA Series 2026 dengan persiapan intensif. Turnamen tersebut akan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026 di Indonesia.
PSSI memastikan seluruh rencana teknis terus dimatangkan agar skuad Merah Putih tampil optimal. Timnas Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah ajang internasional tersebut.
Sebanyak tiga negara dipastikan menjadi peserta undangan dalam turnamen itu. Yaitu Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon.
Baca Juga: Bersiap untuk FIFA Series, John Herdman Sudah Mulai Pantau Pemain Timnas Indonesia
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, langsung bergerak aktif sejak dipercaya memimpin tim.
Ia mulai menjalankan program pemantauan pemain secara menyeluruh. Proses pencarian talenta dilakukan baik di kompetisi domestik maupun luar negeri untuk membentuk kerangka tim yang kompetitif.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa aktivitas Herdman dalam memantau pemain mencakup klub-klub peserta Super League.
“Kan pelatih sudah jalan-jalan ya. Sudah mengunjungi klub-klub, sudah mantau-mantau. Klub-klub yang Super League dipantau," ucap Arya Sinulingga di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2).
Fokus Herdman tidak hanya tertuju pada pemain lokal. Ia juga memantau pemain Indonesia yang berkarier di kompetisi Eropa.
Beberapa pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa masuk dalam radar tim pelatih. Di antaranya Kevin Diks yang membela Borussia Monchengladbach.
Baca Juga: Timnas Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA Series, Jamu Bulgaria dan Kepulauan Solomon
Nama Jay Idzes yang memperkuat Sassuolo turut menjadi perhatian. Selain itu, Dean James dari Go Ahead Eagles juga ikut dipantau.
Herdman rutin hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan Super League secara langsung guna memastikan tidak ada pemain potensial yang terlewat.
Sejumlah laga telah dikunjungi, termasuk Persija Jakarta vs Madura United, Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC, serta Persib Bandung kontra Malut United.
Kehadirannya di laga Persija Jakarta melawan Arema FC menegaskan keseriusan proses seleksi untuk menilai kualitas teknis serta mental pemain.
Perkembangan pemain di luar negeri juga terus diperbarui secara berkala. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi tim.
“Yang di luar negeri juga sudah mulai dipantau. Kita tunggu saja," kata Arya.
Arya menegaskan Herdman akan menyampaikan masukan setelah proses pemantauan selesai. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar langkah berikutnya.
“Mungkin nanti setelah dia selesai berputar-putar, pasti ada masukan ke kami apa yang mau dilakukan," kata Arya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








