Hansi Flick Bela Keputusan VAR yang Menentukan Kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano

AKURAT.CO, Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membela keputusan wasit Mario Melero Lopez yang melakukan pemeriksan VAR untuk memberikan penalti bagi timnya di laga menghadapi Rayo Vallecano.
Pembelaan ini menyusul polemik atas keputusan wasit melalui VAR yang menghasilkan satu-satunya gol dalam kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano di laga di Stadion Olimpic Lluis Companys, Katalunya, Senin (17/2).
Wasit Melero Lopez sejatinya tak melihat pelanggaran di mana Pathe Ciss menarik jersey Inigo Martinez dalam skema bola mati Barcelona. Tinjauan VAR kemudian menyatakan bahwa Ciss melanggar sekaligus mendapat kartu kuning.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Menang Tipis atas Rayo, Barcelona ke Puncak Geser Madrid
“Saya belum melihat lagi (rekaman) insiden itu tetapi saya selalu percaya dengan VAR, hanya itu yang bisa saya katakan,” kata Hansi Flick sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Keputusan VAR untuk Barcelona menjadi perdebatan karena Rayo menganggap mereka seharusnya mendapat perlakukan yang sama ketika pemain mereka, Jorde De Frutos, dilanggar di menit ke-42.
Alih-alih, wasit sama sekali tak melihat VAR juga tak menyatakan insiden Frutos sebagai pelanggaran.
Aspek lain adalah keputusan wasit menjadi penentu naiknya Barcelona ke puncak klasemen La Liga Spanyol 2024-2025. Tiga poin melawan Rayo membuat Barcelona menggeser Real Madrid yang semula berada di posisi teratas.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Permalukan Sevilla, Barcelona Berjarak 2 Poin dari Madrid
Blaugrana sejatinya mengoleksi 51 poin setara Madrid namun mereka unggul head-to-head. Sekaligus menggeser Atletico Madrid ke posisi ketiga dengan selisih satu angka.
Flick sendiri menolak untuk terlalu mempertimbangkan posisi timnya di klasemen saat ini. Pasalnya, liga baru bergulir 24 pertandingan yang berarti masih tersisa 14 pertandingan lagi menuju akhir musim.
“Saya bukan penggemar yang suka melihat klasemen, kami masih di Februari dan jalan masih panjang,” kata Flick.
“Tetapi saya gembira dengan para pemain. Mentalitas mereka adalah untuk bertarung sampai akhir dan kami akan menjalani satu pertandingan di satu waktu.”
Di saat yang sama, wasit menjadi sasaran kritik di La Liga sejurus selepas insiden kartu merah terhadap gelandang Real Madrid, Jude Bellingham. Pemain asal Inggris itu dikartumerah karena ucapan “fuck” saat membela Madrid menghadapi Osasuna pada Sabtu (15/2).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







