Media Brasil Kecam Ballon D'Or tak Adil, Bias karena Vinicius Junior Lantang Lawan Rasisme

AKURAT.CO, Brasil tampaknya belum bisa menerima sepenuhnya bahwa pesepakbola mereka, Vinicius Junior, tak memenangi Ballon D’Or 2024.
Sejumlah komentator dan editor media Brasil bahkan menuding Majalah France Football yang menyelenggarakan Ballon D’Or melakukan bias karena aksi Vinicius Junior menentang rasisme.
“Kita tahu bahwa Vinicius Junior adalah target rasisme di sepakbola Spanyol dan kawasan lain di Eropa, dia secara aktif bertarung melawan rasisme,” kata komentator stasiun televisi terkemuka Brasil, Globo News, Guga Chacra, sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Rodri Raih Ballon D'Or Kalahkan Vinicius, Perwakilan Real Madrid Absen di Seremoni
Dalam malam penghargaan Ballon D’Or 2024 di Theatre Du Chatelete, Paris, Prancis, Senin (28/10), trofi bergengsi tersebut diberikan kepada gelandang Manchester City dan Tim Nasional Spanyol, Rodri.
“Ini membuat kita bertanya apakah hasil yang memberikan Rodri kemenangan dipengaruhi prasangka dan rasisme terhadap Vinicius,” kata Guga Chacra.
Editor rubrik olahraga harian Estadao, Gustavo Faldon, menggambarkan Ballon D’Or tahun ini sebagai ketidakadilan dalam sejarah penghargaan individual yang sudah berlangsung sejak 1956 itu.
“(Perlakuan) terhadap Vinicius adalah ketidakadilan terbesar dalam sejarah Ballon D’Or,” kata Faldon.
“Fakta bahwa dia adalah orang Brasil, bermain untuk Real Madrid, dan seorang penyerang seharusnya berpihak padanya dalam sejarah penghargaan itu sendiri.”
Baca Juga: Vinicius Junior: Ballon D'Or tak Siap Memilih Saya!
Hal senada disampaikan oleh Menteri Kesetaraan Rasial, Anielle Franco. “Kamu luar biasa, Vini! Rasisme tak akan pernah menghentikan kita. Teruslah mencipta sejarah,” kata Franco.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi France Football, Vincent Garcia, mengatakan bahwa Rodri menang tipis atas Vinicius untuk Ballon D’Or kali ini.
Selain itu, kata Garcia, fakta bahwa ada lima pemain Real Madrid dalam daftar sepuluh teratas kandidat pemenang Ballon D’Or juga memengaruhi poin Vinicius.
“Itu kemenangan tipis, tidak diputuskan dengan (selisih) yang besar,” kata Vincent Garcia.
“(Poin) Vinicius mungkin dipengaruhi kehadiran (Jude) Bellingham dan (Daniel) Carvajal di lima teratas karena, secara matematis, itu mengurangi poinnya.”
Pemenang Ballon D’or diputuskan perwakilan jurnalis dari negara 100 besar ranking FIFA. Masing-masing jurnalis memilih sepuluh pemain dari 30 nominasi dan mengurutkannya dari posisi pertama sampai sepuluh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






