Ketua KOI Bantah IOC Tawari Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO, Presiden Komite Olimpiade (NOC) Indonesia atau KOI, Raja Sapta Oktohari, mengklarifikasi kabar yang menyebutkan bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) menawarkan Indonesia sebagai tuan rumah gelaran Olimpiade 2036.
Pria yang karib disapa Okto itu menyebut bahwa Indonesia sebenarnya tidak ditawari. Melainkan tetap harus ikut bidding (pengajuan) jika ingin menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent empat tahunan tersebut.
"Waktu itu (di Olimpiade 2024) di Paris, Indonesia ditawari (jadi tuan rumah) 2036. Saya bilang kita bukan ditawarin, (tapi) kita ikut waktu bidding di 2034. Waktu (Olimpiade) 2036 Qatar ikut bidding," kata Okto di kantor KOI, Jakarta, Senin (14/10).
Baca Juga: Menpora: Presiden IOC Tawarkan Langsung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036
"Sekarang sifatnya dialog. Tapi, yang perlu diketahui bulan Maret akan ada pergantian (Presiden) IOC, apakah sistemnya akan sama atau lain (bidding/penunjukkan)."
Di Olimpiade Paris 2024 lalu Presiden IOC Thomas Bach bertemu dengan Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto, dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Menpora Dito menyampaikan bahwa Thomas Bach sempat menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah untuk Olimpiade 2036.
Namun, sebelum bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut, Okto menyarankan agar Indonesia menjadi tuan rumah ajang yang lebih kecil terlebih dahulu, yaitu Youth Olympic Games pada 2030 dan 2034.
Baca Juga: Punya Banyak Venue Berkualitas, Menpora Sebut Indonesia Sangat Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade
"Saya waktu itu sampaikan sama Menpora dan Presiden terpilih Prabowo. Saya bilang (sebelum) tahun 2036 itu ada Youth Olympic Games. Olimpiade 2036 kan masih lama, jadi yang terdekat dulu," jelasnya.
"Mas Menteri Dito itu kan CDM Youth Olympic Jadi tahu persis dnamikanya seperti apa dan setuju. Jadi, sebelum (Olimpiade) 2036 fokus dulu di (Youth Olympic Games) 2030."
Untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, Indonesia diketahui akan bersaing dengan India dan Qatar yang sejauh ini juga ikut melakukan bidding sebagai tuan rumah.
"Kalau Indonesia sudah (ikut) bidding. Jadi prosesnya yang dibuat IOC itu bukan bikin kita mundur, karena (proses bidding) itu akan diteruskan di 2036. Tapi, sebelum itu kita mau Indonesia bida jadi tuan rumah di Youth Olympic," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








