Akurat Logo

Belajar dari Kehilangan Tas Dimas Drajad, PSSI Terapkan Pengamanan Ekstra untuk Timnas Indonesia

Endarti | 9 September 2024, 10:42 WIB
Belajar dari Kehilangan Tas Dimas Drajad, PSSI Terapkan Pengamanan Ekstra untuk Timnas Indonesia
 

AKURAT,CO, PSSI memberikan pengamanan ekstra ketat terhadap pemain Timnas Indonesia. Hal ini dilakukan demi memberikan rasa aman terhadap penggawa Garuda.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, tidak menyangkal bahwa pengamanan ekstra ketat ini tak lepas dari kejadian kurang mengenakkan yang menimpa penggawa Timnas Indonesia.

Di mana tas Dimas Drajad hilang selepas berlatih bersama Timnas Indonesia beberapa waktu lalu di Lapangan A, Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Maarten Paes tak Sabar Lalui Momen Sakral di Stadion GBK Bersama Timnas Indonesia

“Karena ada kaitan latihan pertama kali tasnya Dimas Drajad hilang,” kata Sumardji saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Minggu (8/9/24).

“Memang pengamanan ini (dilakukan) juga (karena) kami tak ingin terjadi sesuatu hal yang sama-sama tidak kita inginkan. Dengan dijaga ketat maka keamanan dan keselamatan pemain berlatih betul-betul terjaga."

Timnas Indonesia bakal menjamu Australia pada laga kedua grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Skuad Garuda dijadwalkan meladeni perlawan Australia pada Selasa (10/9/24) besok di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Untuk pengamanan terkait pemain, sejak kedatangan (dari Arab Saudi) kemarin kita sudah lakukan pengamanan melekat," kata Sumardji.

Baca Juga: Tinjau Lapangan Stadion GBK, Erick Thohir Pede Laga Timnas Indonesia vs Australia Lancar

"Setiap pergerakan para pemain selalu didampingi tim pengamanan yang sudah kita siapkan."

Sumardi menegaskan pengamanan ini juga dilakukan hingga para pemain Timnas Indonesia kembali ke negara masing-masing untuk membela klubnya.

“Jadi tim pengamanan ada dari Polri ada dari PSSI. Sehingga pengamanan ini betul-betul melekat pada pemain sampai dengan pertandingan tanggal 10 selesai," kata Sumardji menjelaskan.

"Tanggal 11 ada 12 kembali ke negara masing-masing maka secara otomatis pengamanan selesai.

“Memang pengamanan ini juga kami tak ingin terjadi sesuatu hal yang sama-sama tidak kita inginkan. Dengan dijaga ketat maka keamanan dan keselamatan pemain berlatih betul-betul terjaga."

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H