Kabar Duka, Sven-Goran Eriksson Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun Hari Ini

AKURAT,CO, Mantan Pelatih Tim Nasional Inggris, Sven-Goran Eriksson, dinyatakan meninggal dunia pada usia 76 tahun, Senin (26/8).
“Sven-Goran Eriksson telah meninggal dunia. Setelah sakit panjang, ia meninggal pagi ini di rumahnya dikelilingi keluarganya,” kata keluarga Eriksson sebagaimana dipetik dari BBC.
“Keluarga meminta privasi dan penghormatan untuk masa duka dan tidak dihubungi.”
Sven-Goran Eriksson menghembuskan nafas terakhir setelah menyatakan secara terbuka bahwa ia memiliki kanker pada Januari silam.
Baca Juga: Sven-Goran Eriksson Ungkap Punya Kanker, Perkirakan Sisa Hidupnya Tinggal Setahun Lagi
Ketika itu, ia menyatakan bahwa ia akan menjalani tahun terbaik di pengujung hidupnya. “Saya akan melawan selama yang saya bisa,” katanya.
Lahir di Sunne, Swedia, 5 Februari 1948, Sven-Goran Eriksson merupakan eks pesepakbola berposisi bek kanan. Kiprahnya sebagai pemain berlangsung pada 1964-1973 di Liga Swedia.
Ia memulai karier kepelatihan pada 1977 di klub negaranya, Degerfors IF, dan kemudian menjelajah ke banyak tempat sampai 2019.
Namanya mencuat ke jajaran pelatih elite dunia ketika membawa Lazio menjuarai Liga Serie A Italia 1999-2000. Setahun sebelumnya, Eriksson mempersembahkan Piala Winners untuk Lazio.
Baca Juga: Mengharukan, Sven-Goran Eriksson Pimpin Legenda Liverpool kontra Legenda Ajax di Anfield
Capaian di Lazio membawa Eriksson ke posisi bergengsi dengan melatih Tim Nasional Inggris. Ia bertahan di Tiga Singa selama lima tahun pada periode 2001-2006.
Semasa melatih Inggris, Eriksson bekerja bersama generasi emas Inggris seperti David Beckham, Michael Owen, dan Sol Campbell. Ia memimpin Timnas Inggris di Piala Dunia 2022, Piala Eropa 2004, dan Piala Dunia 2006.
Setelah lepas dari Timnas Inggris, karier Eriksson cenderung merosot dan pada 2013 ia hengkang ke Asia untuk melatih di Liga China.
Pada 2018, Eriksson berlabuh ke Timnas Filipina sebagai tim terakhirnya. Saat membesut Filipina, Eriksson sempat mendampingi timnya menghadapi Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada penyisihan Piala AFF 2018.
Ia membawa Filipina menempati peringkat keempat dan memimpin negara tersebut bermain di Piala Asia 2019 sebagai penampilan pertama di turnamen itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








