Akurat Logo

PSSI Hapuskan Regulasi U-23, Pieter Huistra tetap Tolak Lepas Pemain Borneo FC ke Timnas

Endarti | 5 Maret 2024, 14:38 WIB
PSSI Hapuskan Regulasi U-23,  Pieter Huistra tetap Tolak Lepas Pemain Borneo FC ke Timnas
 

AKURAT.CO, Borneo FC sepertinya masih tetap tegar pada pendirian untuk tidak melepas pemainnya ke Timnas Indonesia U-23. Meskipun PSSI sudah menghapus regulasi penggunaan pemain U-23 di Liga 1 2023-2024.

PSSI memang sudah memberikan restu kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menghapus regulasi penggunaan pemain U-23  di Liga 1 2023-2023.

Penghapusan regulasi ini tak lepas demi membuat klub mau mengirimkan pemainnya ke Timnas Indonesia U-23.

Baca Juga: Sah! PSSI Kabulkan Penghapusan Kewajiban Klub Liga 1 Turunkan Pemain U-23

Namun, Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, bergeming untuk melepas pemainnya. Pieter Huistra menilai para pemain U-23 di Borneo saat ini adalah pilihan utama.

Ia mencotohkan terkait kondisi yang sedang Borneo alami, terutama Fajar Fathurrahman selalu menjadi pilihan utama.

“Fajar adalah pemain starter yang sangat bagus. Dia adalah bek kanan yang bagus, bahkan dia bermain meski ada atau tidak adanya peraturan ini,” ucap Pieter Huistra dalam keterangan resminya di situs resmi Borneo FC. 

“Saya tidak terlalu melihat dari umur, tetapi siapa yang tepat di posisi itu."

Baca Juga: Persija dan Borneo FC Tolak Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-23, PSSI Segera Bicara ke Klub

Pieter Huistra menjelaskan bahwa ia memang sangat berhati-hati dengan kebijakan yang dibuatnya di tengah kompetisi. Sebab Bomeo FC saat ini sedang dalam posisi terdepan dalam perburuan gelar juara Liga 1 2023-2024.

"Saya berusaha untuk benar secara politik. Tetapi saya ingin berbicara di sini. Kami harus berhati-hati dengan perubahan peraturan di tengah musim. Itu yang saya ingin katakan tentang ini," kata Pieter Huistra.

Menurutnya, hanya agenda FIFA yang bisa membuat pemain dilepas oleh klubnya untuk membela negara.

Sementara itu, perhelatan Piala Asia U-23 2024 yang berlangsung pada 15 April hingga 3 Mei mendatang di luar dari agenda FIFA. 

"Bagi kami, yang paling terpenting di sepakbola adalah Liga 1. Saya rasa kami harus melindungi itu," kata Pieter Huistra.

“Yang terpenting di setiap negara ada liga terbaik di sepakbola profesional. Jika tidak ada di kalender FIFA, pemain bisa bermain di liga," katanya.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-23 tergabung di grup A dalam Piala Asia U-23 2024. Skuad Garuda Muda bakal bersaing dengan tuan rumah Qatar, Australia, dan juga Yordania.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H