Piala Asia: Demi Perkembangan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Pilih Sepakbola Modern Ketimbang Hasil

AKURAT.CO, Shin Tae-yong mengatakan bahwa ia menerapkan permainan modern alih-alih hanya mengejar hasil demi perkembangan sepakbola Timnas Indonesia. Salah satunya adalah dengan ikut tren taktik mengawali serangan dari bawah (build-up).
Teori ini disampaikan oleh Pelatih Timnas Indonesia tersebut sehubungan dengan stok lima penyerang di pasukannya untuk Piala Asia 2023. Hal itu dianggap kontradiktif mengingat Indonesia semestinya lebih bertahan sebagi underdog.
“Jadi kami ingin mengikuti kecenderungan kami terhadap sepakbola modern dan kami ingin mengikuti dengan tidak hanya fokus di pertahanan,” kata Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers di Al Rayyan, Qatar, Minggu (14/1).
Baca Juga: Piala Asia: Bikin Kejutan untuk Indonesia seperti Korsel Kalahkan Jerman? Ini Respons Shin Tae-yong
“Tapi juga kami mengusahakan yang terbaik. Mulai dari build-up dan semuanya. Taktik kami akan menyesuaikan untuk perkembangan sepakbola Indonesia dan tidak hanya berfokus pada hasil.”
Anggapan bahwa Timnas Indonesia akan bermain bertahan cukup masuk akal mengingat lawan di grup D memiliki ranking FIFA yang jauh lebih baik. Mereka adalah Irak, Vietnam, dan tim terbaik Asia, Jepang.
“Meski ranking FIFA kami nyaris di paling dasar di kompetisi ini dari 24 negara, jika kami hanya bermain di belakang dan fokus dengan bertahan saya tidak merasa sepakbola Indonesia akan berkembang,” kata Shin Tae-yong.
“Kami tidak bisa mengembangkan sepakbola, (karena) alasan sepakbola modern, ada semacam karakteristik sepakbola modern dan sepakbola yang baik.”
Baca Juga: Piala Asia: Pulih dari Cedera, Asnawi Mangkualam Siap Bertarung di Laga Pembuka Lawan Irak
Garuda akan mengawali perjalanan di Piala Asia tahun ini dengan melawan Irak di Stadion Al Rayyan, Senin (15/1). Ini akan menjadi ulangan pertemuan sebelumnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di mana Indonesia kalah 0-5, Oktober silam.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga berjanji bahwa penampilan Timnas Indonesia tidak akan seburuk pada pertemuan pertama. Pasalnya, Indonesia kini jauh lebih siap meski Shin Tae-yong menganggap waktu persiapan tetap tidak sepenuhnya cukup.
“Tetap tidak cukup waktu bagi kami bersiap sejauh ini, tetapi saat ini kami akan berusaha memberikan penampilan yang berbeda,” kata Shin Tae-yong.
“Jadi sekali lagi saya tidak bisa bilang hasilnya bagaimana tetapi Anda bisa mengharapkan lebih ketimbang pertandingan terakhir melawan Irak.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







