Daftar Profil dan Klasemen FIFA Grup D Piala Asia 2023: Jepang, Irak, Vietnam, Indonesia

AKURAT.CO Gelaran Piala Asia 2023 akan digelar mulai 12 Januari hingga 10 Februari di Qatar.
Tidak ketinggalan, Tim Nasional Indonesia pun turut ambil bagian pada ajang kompetisi sepakbola terbesar di Asia tersebut.
Di Piala Asia 2023, Indonesia tergabung dalam Grup D bersama dengan Jepang, Irak, dan negara tetangga Vietnam.
Dalam fase grup ini, tim asuhan Shin Tae Yong sedikitnya harus berakhir diposisi kedua agar dapat melaju ke babak berikutnya.
Namun hal tersebut tentu tidak mudah, sebab skuad Garuda harus berhadapan dengan Jepang dan Irak yang menduduki klasemen FIFA jauh di atas Timnas.
Baca Juga: Justin Hubner Tak Sabar Tampil di Piala Asia bersama Timnas Indonesia
Dikutip dari klasemen FIFA, Jepang berada di posisi ke-17 dunia sementara Irak berada di peringkat ke-63. Kedua negara tersebut bahkan sudah tidak asing lagi dalam gelaran Piala Dunia.
Lebih lengkap, berikut profil dan riwayat anggota Grup D di Piala Asia 2023.
1. Jepang
Peringkat FIFA: 17
Hasil akhir terbaik: Juara Piala Asia Tahun 1992, 2000, 2004, 2011.
Pelatih: Hajime Moriyasu (Jepang)
Prospek: Jepang tampil luar biasa pada tahun 2023 dan hanya kalah satu kali sejak tersingkir di babak 16 besar di Piala Dunia 2022, dengan kemenangan atas Jerman, Kanada, dan Turki dalam beberapa bulan terakhir.
Sebagai tim dengan peringkat tertinggi di kompetisi ini, Jepang memiliki skuad yang dipenuhi oleh pemain yang berlaga di liga-liga top Eropa dan menjadi favorit untuk meraih gelar kelima yang akan memperpanjang rekornya.
Baca Juga: Bek Gaek Persija Kenang Tampil di Piala Asia 2007 Bareng Timnas Indonesia
2. Irak
Peringkat FIFA: 63
Hasil akhir terbaik: Juara Piala Asia Tahun 2007
Pelatih: Jesus Casas (Spanyol)
Prospek: Persiapan Irak menuju turnamen ini cukup menjanjikan, dengan sang juara tahun 2007 itu mengalahkan Arab Saudi dan Qatar dalam perjalanan mereka memenangkan Piala Teluk Arab tahun lalu.
'Singa dari Mesopotamia' juga memenangkan Piala Raja (turnamen persahabatan di Thailand) pada bulan September dan meraih kemenangan atas rival grupnya, Vietnam dan Indonesia, di kualifikasi Piala Dunia November lalu.
3. Vietnam
Peringkat FIFA: 94
Hasil akhir terbaik: Perempat final tahun 2007, 2019.
Pelatih: Philippe Troussier (Prancis)
Prospek: Dilemahkan oleh serangkaian cedera yang menimpa para pemain kunci, Vietnam sepertinya akan kesulitan untuk keluar dari salah satu 'grup neraka' dan mengulangi perjalanan mereka ke babak delapan besar di tahun 2019.
4. Indonesia
Peringkat FIFA: 146
Hasil akhir terbaik: Babak penyisihan grup tahun 1996, 2000, 2004, 2007.
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)
Prospek: Indonesia merupakan tim dengan peringkat terendah kedua dari semua tim yang lolos ke turnamen ini dan menjadi tim 'underdog' dengan kemungkinan kecil untuk dapat lolos ke babak 16 besar.
Baca Juga: Tinggalkan Turki, Timnas Indonesia Tiba di Qatar, Tampil di Piala Asia 2023
Meski begitu, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak dengan hal tersebut. Menurutnya, ranking FIFA hanyalah angka.
Pelatih asal Korea Selatan itu yakin Timnas Indonesia bisa memberi kejutan jika tampil penuh percaya diri.
“Peringkat hanyalah angka. Ini adalah kepercayaan diri para pemain,” ucap Shin Tae Yong, dikutip Senin (8/1/2024).
"Saya memikirkan bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Jika para pemain bermain tanpa patah semangat saat menghadapi tim yang lebih baik daripada kami, itu bisa membawa hasil di luar ekspektasi,” ungkapnya.
STY mengatakan telah membawa pemain-pemain terbaik Indonesia ke Piala Asia 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







