Final Piala FA Dan Rezimnya Pelatih Plontos
AKURAT.CO, Selain melatih di kota yang sama, satu kesamaan lain antara Pep Guardiola dan Erik Ten Hag adalah sama-sama plontos. Tak pelak, pertandingan final Piala FA antara Manchester City yang dipimpin Guardiola dan Manchester United yang dibesut Ten Hag di Stadion Wembley, malam nanti, adalah pertarungan dua pelatih plontos.
Soal plontos ini, Pep Guardiola pernah secara “sarkastis” menyiratkan bahwa salah satu keberhasilan dalam kariernya telah mengorbankan rambut yang menghilang dari kepalanya. Hal tersebut dikatakannya dalam sebuah konferensi pers ketika ia ditanya soal resep yang menyebabkan ia tidak pernah dipecat.
“Saya beritahu Anda rahasianya, (karena) kami memenangi pertandingan. Jika kami tidak menang kami akan dipecat, tidak ada rahasianya soal itu, bukan karena rambut saya lebih baik dari (pelatih) lain,” kata Guardiola pada April silam sebagaimana dipetik dari Hayters TV.
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, pernah berseloroh semasa melatih Chelsea pada 2014 dengan mengatakan bahwa Pep Guardiola tak menikmati sepakbola. Itu sebabnya rival terbesarnya itu kehilangan rambut.
“Ketika Anda menikmati apa yang Anda lakukan, Anda tidak kehilangan rambut Anda. Dan Guardiola botak, dia tidak menikmati sepakbola,” kat Mourinho yang kala itu masih melatih Chelsea.
Salah satu klinik rambut berbasis di Inggris, Belgravia Centre, mengatakan bahwa kehilangan rambut salah satunya dipercepat oleh tekanan dari pekerjaan berat seperti yang dijalankan para pelatih di Liga Primer. Namun demikian, bisa juga karena faktor genetika yang disebut androgenic alopecia.
Di Liga Primer Inggris sendiri, selain Guardiola dan Ten Hag juga ada Pelatih Everton, Sean Dyche, yang juga berkepala plontos. Pelatih ini pernah sukses bersama Burnley dan di musim terakhir ia menyelamatkan Everton yang nyaris turun kasta.
Anyway, plontos atau bukan hanyalah intermezzo menjelang final Piala FA yang dramatis bahkan sebelum peluit sepakmula ditiupkan karena mempertemukan tim sekota pada Sabtu (3/6) malam nanti.
Yang jelas, final Piala FA tahun ini menunjukkan bahwa Guardiola dan Ten Hag adalah dua pelatih yang berada di barisan terdepan dalam persaingan sepakbola Inggris.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




