Akurat Logo

5 Fakta Sir Jim Ratcliffe, Taipan Inggris yang Berniat Beli Manchester United

| 19 Januari 2023, 10:15 WIB
5 Fakta Sir Jim Ratcliffe, Taipan Inggris yang Berniat Beli Manchester United

AKURAT.CO Sir Jim Ratcliffe mengungkapkan keinginannya membeli klub papan atas Liga Inggris, Manchester United (MU). Pernyataan Sir Jim disambut positif oleh sebagian besar penggemar MU. Sebelumnya, Sir Jim telah gagal untuk mengakuisisi Chelsea pada Mei lalu. 

Rencana Sir Jim untuk membeli klub berjuluk Setan Merah tersebut tentu berhasil membuatnya menjadi sorotan publik. Pasalnya, harga salah satu klub terbesar di Inggris itu terbilang fantastis. Berdasarkan laporan Bloomberg News pada Agustus 2022, sang pemilik klub saat ini, keluarga Glazer, menghargai MU sekitar 5 miliar Pound atau Rp93,2 triliun.

Lalu, siapakah sebenarnya sosok Sir Jim Ratcliffe yang berniat membeli MU? Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum deretan fakta taipan Sir Jim Ratcliffe.

1. Sir Jim Ratcliffe anak tukang kayu

Sir James Arthur Ratcliffe lahir di Failsworth, Greater Manchester, Inggris, pada 18 Oktober 1952. Ayahnya adalah seorang tukang kayu dan ibunya berprofesi sebagai pekerja kantoran. Sampai akhirnya ayah Sir Jim menjalankan pabrik yang membuat furnitur laboratorium. Ia berhasil meraih gelar sarjana teknik kimia di Birmingham University. Setelah lulus pendidikan tinggi, Sir Jim sempat bekerja di perusahaan minyak, Esso. Setelah itu, ia berhasil meraih gelar MBA di London Business School.

2. Pendiri dan CEO INEOS

Sir Jim Ratcliffe adalah pendiri dan CEO perusahaan produsen petrokimia internasional, INEOS. Menurut Chemical & Engineering News, INEOS merupakan perusahaan kimia terbesar keenam di dunia. Mengutip situs resminya, INEOS telah beroperasi di 194 lokasi yang tersebar di 29 negara, dan mempekerjakan lebih dari 26 ribu orang. Perusahaan Sir Jim itu meraup penghasilan USD 65 miliar atau sekitar Rp984,4 triliun per tahun.

3. Bisnis di dunia olahrga

Selain berencana membeli MU, saat ini dirinya telah memiliki dua klub, yaitu klub asal Prancis, Nice, yang dibelinya seharga 91 juta Pound atau sekitar Rp1,6 triliun pada 2019 dan tim Swiss, FC Lausanne-Sport, yang ia beli 2 tahun sebelumnya. Tak hanya itu, tahun 2018 lalu Sir Jim bekerja sama dengan Ben Ainslie dan membentuk INEOS Team UK untuk berlaga memperebutkan Piala Amerika ke-36. Proyeknya diperkirakan mencapai 110 juta Pound atau sekitar Rp2 triliun. 

Pada 19 Maret 2019, ia juga membeli franchise bersepeda Team Sky, yang kemudian diganti namanya menjadi Team INEOS. Belum cukup sampai di situ, Februari 2020 lalu, INEOS menjadi mitra utama Mercedes AMG F1 dengan menandatangani kontrak selama lima tahun.

4. Mendapat gelar Sir

Berkat prestasinya di dunia bisnis terutama bidang kimia, Sir Jim Ratcliffe telah menyabet berbagai penghargaan. Pada Mei 2009, ia mendapat beasiswa kehormatan dari Institution of Chemical Engineers atas "kepemimpinannya yang berkelanjutan dalam membangun Grup INEOS." Tahun 2013, Sir Jim menerima Petrochemical Heritage Award, sebuah penghargaan bagi individu yang berkontribusi penuh kepada komunitas petrokimia. Pria berusia 70 tahun ini ditunjuk sebagai Knight Bachelor pada Penghargaan Ulang Tahun 2018 untuk layanan bisnis dan investasi. Hal itulah yang membuatnya bisa menyematkan gelar 'Sir' di awal namanya.

5. Memiliki kekayaan fantastis

Forbes menempatkan Sir Jim di urutan ke-111 dalam daftar orang terkaya di dunia, dengan kekayaan senilai USD 15,6 miliar atau sekitar Rp235,9 triliun. Bloomberg melaporkan, kekayaannya berasal dari mayoritas saham miliknya di INEOS. Sir Jim juga disebut memiliki kapal pesiar super, Hampshire II. Dengan harta melimpah yang dimilikinya saat ini, bukan suatu hal yang sulit bagi Sir Jim untuk membeli klub Manchester United.

Itulah lima fakta Sir Jim Ratcliffe, miliarder yang berniat mengakuisisi MU.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.