Xavi: Jika Busquets atau Pique Gagal, Saya Juga Gagal
AKURAT.CO, Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengakui bahwa hasil imbang 3-3 kontra Inter Milan yang tak menguntungkan bagi timnya merupakan akibat dari kesalahan lini belakang. Pun demikian, Xavi memilih untuk mengambil tanggung jawab meski hasil tersebut adalah kesalahan pemainnya di lapangan.
Menjamu Inter di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Rabu (13/10) atau Kamis dini hari WIB, Barcelona gagal mendapatkan angka penuh. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Ousmane Dembele di babak pertama, Barcelona kebobolan tiga gol di babak kedua di antaranya karena kesalahan Gerard Pique dan Sergio Busquets.
“Barangkali proses (kami) di Eropa lebih lama ketimbang yang kami pikirkan. Menurut saya pendekatan (permainan melawan Inter) cukup baik. Barangkali saya gagal menyampaikan intensitas di babak kedua,” kata Xavi usai laga sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.
“Jika pertahanan gagal, saya juga gagal. Jika Pique atau Busquets gagal, saya gagal sebagai seorang pelatih. Saya bertanggung jawab penuh.”
Hasil imbang kontra Inter membuat Blaugrana–julukan Barcelona–berada di tubir ketersingkiran mengingat mereka saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara grup C dengan empat angka. Di posisi pertama adalah Bayern Munchen yang sudah memastikan lolos ke babak 16 besar sementara Inter hanya butuh hasil imbang.
Kenyataan itu membuat Xavi mengatakan bahwa Liga Champions bersikap “kejam” terhadap timnya. Hal tersebut dikatakan Xavi karena menurutnya Barcelona bermain bagus meski kalah sejak lawatan ke kandang Bayern Munchen di matchday kedua dan dilanjutkan dengan kegagalan di kandang Inter sepekan lalu.
“Kami banyak kebobolan di babak kedua. Babak pertama luar biasa. (Liga Champions) ini sudah kejam sejak di Munchen, lalu di Milan, dan juga sekarang (di Camp Nou),” ucap Xavi.
“Kami layak mendapatkan lebih, tetapi inilah Liga Champions. Kami harus memainkan pertandingan seperti di babak pertama, dengan intensitas dan irama seperti itu. Kami harus mencari jalan ke depan.”
Nasib Barcelona kini ditentukan oleh dua pertandingan terakhir melawan Munchen pada 26 Oktober dan Viktoria Plzen pada 1 November. Mereka hanya bisa lolos jika memenangi dua laga tersebut sementara Inter kalah di dua laga terakhir mereka.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





