Akurat Logo

Bos Aprilia Racing Komentari Polemik GP Qatar: Kalau Penyelenggara Bilang Aman, Kita Berangkat!

Dian Eko Prasetio | 5 November 2026, 14:15 WIB
Bos Aprilia Racing Komentari Polemik GP Qatar: Kalau Penyelenggara Bilang Aman, Kita Berangkat!
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola. X/RubCanales

AKURAT.CO, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan teguran keras di tengah menguatnya isu ketidakpastian penyelenggaraan seri ke-20 Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 di GP Qatar.

Massimo Rivola menegaskan bahwa seluruh pembalap dan jajaran kru tim wajib berangkat ke Sirkuit Internasional Lusail apabila pihak penyelenggara telah memberikan jaminan keamanan secara resmi untuk MotoGP Qatar.

Pernyataan tegas ini terlontar menyusul munculnya keraguan dari sejumlah pihak terkait faktor situasi keamanan di wilayah setempat jelang jadwal balapan MotoGP Qatar akhir pekan ini.

Baca Juga: Jorge Martin Batal Pulang ke Spanyol Usai CT Scan, Sinyal Bertarung dengan Marc Marquez di MotoGP Malaysia?

"Jika penyelenggara mengatakan kita bisa berangkat, maka berangkatlah. Jika penyelenggara menyatakan situasinya aman, kalian harus pergi. Tidak banyak yang perlu diperdebatkan. Sejujurnya, saya tidak mengerti semua keributan yang terjadi ini," kata Rivola dikutip Crash, Kamis (5/11/2026).

Massimo Rivola Minta Seluruh Pihak Hormati Keputusan Otoritas Balap

Rivola menilai seluruh insan yang terlibat di area paddock, mulai dari jajaran manajemen, teknisi, pembalap, hingga jurnalis, harus bersikap profesional dan mengindahkan jaminan keamanan berbasis dokumen resmi yang dikeluarkan otoritas MotoGP.

"Saya ingin pergi. Jika tidak ingin menjalani pekerjaan ini, sebaiknya tetap di rumah. Kalian para jurnalis, saya sebagai manajer, para insinyur, semuanya," tegas Rivola.

"Jika penyelenggara, dengan seluruh informasi dan dokumentasi yang dimiliki, mengatakan 'mari kita berangkat', maka kita berangkat. Selesai."

Peta Perburuan Gelar Juara Dunia di MotoGP Qatar dan Ancaman Sanksi Yamaha

Ketegasan Rivola juga tak lepas dari kepentingan Aprilia Racing yang secara matematis masih memiliki kans dalam perburuan mahkota juara dunia MotoGP 2026 menyisakan tiga seri pamungkas.

Dua pembalap utamanya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, masih memelihara asa meski berada dalam situasi sulit.

Jorge Martin yang masih menjalani pemulihan patah pergelangan tangan tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen Marc Marquez (Ducati Lenovo Team). Sementara Bezzecchi terpaut lebih dari 60 poin.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.