Akurat Logo

Batal Operasi Usai Podium di MotoGP Austria, Jorge Martin Tatap Tur Asia dengan Percaya Diri

Dian Eko Prasetio | 22 September 2026, 15:01 WIB
Batal Operasi Usai Podium di MotoGP Austria, Jorge Martin Tatap Tur Asia dengan Percaya Diri
Pembalap Aprilia, Jorge Martin di sela MotoGP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Kamis (17/9/2026). X/Jorge Martin.

AKURAT.CO, Pimpinan klasemen pembalap sementara MotoGP, Jorge Martin, memastikan bahwa dirinya batal menjalani operasi untuk mengatasi masalah arm pump pada lengannya.

Keputusan ini diambil usai pembalap Aprilia Racing tersebut meraih podium kedua pada balapan utama MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (20/9/2026) lalu.

Sebelumnya, Jorge Martin sempat merosot ke posisi kelima saat tampil di MotoGP San Marino akibat gangguan arm pump yang tak terduga.

Usai balapan di Misano, Italia, tersebut, pembalap asal Spanyol itu sempat mengindikasikan bakal naik meja operasi usai seri Austria demi menyembuhkan kondisinya sebelum memulai rangkaian tur Asia.

Baca Juga: MotoGP Austria: Kuasai Sprint dan Pole Position Red Bull Ring, Jorge Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Namun, penampilan impresif sepanjang akhir pekan di Austria, di mana ia sukses memenangi sprint race dan finis di urutan kedua pada main race, membuat posisi Jorge Martin makin kokoh di puncak klasemen pembalap.

Hasil itu membawa Martin kini unggul 12 poin atas rival terdekatnya, Marc Marquez. Catatan manis tersebut mampu meyakinkan Martin untuk membatalkan rencana operasinya.

Dalam wawancaranya bersama program "After the Flag" milik MotoGP, Martin mengungkapkan rasa leganya atas perkembangan fisiknya yang terus membaik.

"Saya senang. Tentu saja kondisinya cukup sulit karena saya belum 100 persen. Tetapi saya merasa jauh lebih baik ketimbang saat di Misano. Jadi, kami berada di jalur yang benar," kata Martin.

"Saya tidak akan menjalani operasi esok hari. Saya akan mencoba melanjutkan performa seperti ini. Sekarang saya akan beristirahat dan memulihkan diri dari dua balapan yang sangat berat secara fisik ini."

Menurut pembalap berjuluk The Martinator tersebut, membatalkan prosedur medis jelang rangkaian balapan luar Eropa adalah keputusan paling tepat demi menghindari risiko komplikasi.

"Kami menyongsong tur Asia dalam kondisi yang sangat baik, sambil makin memahami karakter motor. Saya pikir ini berita bagus, karena naik meja operasi membawa risiko yang besar," tegas Martin.

Jorge Martin Maksimal di Austria dan Mengungguli Ducati

Mengenai jalannya balapan 28 lap di Sirkuit Red Bull Ring, Martin sempat memimpin di awal seri. Meski demikian, ia mengakui secara jujur bahwa kecepatan motornya belum cukup untuk menahan laju Pedro Acosta yang keluar sebagai pemenang.

"Ini salah satu akhir pekan terbaik musim ini, mirip seperti di Silverstone. Saya meraih pole position dan menang sprint, tetapi saya tidak cukup punya speed untuk memenangi balapan utama," katanya menjelaskan.

Baca Juga: MotoGP Austria 2026: Pecah Telur di Red Bull Ring, Pedro Acosta Raih Kemenangan Perdana

"Saya pikir Pedro bertarung untuk sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan hari ini, jadi posisi kedua adalah hasil maksimal."

Meski harus menguras fisik untuk mengendalikan daya cengkeram ban belakang (rear grip) di paruh akhir balapan, Martin puas bisa mengamankan poin krusial dan menahan gempuran Marco Bezzecchi.

"Poin yang sangat berharga. Sangat sulit membayangkan bisa mengalahkan Ducati dan Marc di sirkuit ini, tetapi kami berhasil melakukannya. Tampaknya kami sudah berada di arah yang tepat," kata sang pimpinan klasemen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.