MotoGP Belanda: Naik Podium di Assen, Jorge Martin Kudeta Puncak Klasemen dari Marco Bezzecchi

AKURAT.CO, Pembalap andalan Aprilia Racing, Jorge Martin, resmi mengambil alih takhta kepemimpinan klasemen sementara MotoGP 2026 usai finis ketiga pada balapan utama Grand Prix Belanda, di Sirkuit TT Assen, Assen, Belanda, Minggu (28/6/2026) malam WIB.
Hasil manis ini membuat sang juara dunia 2024 tersebut cukup emosional.
Bagaimana tidak? Enam bulan lalu Jorge Martin sempat diragukan bisa bersaing di papan atas setelah dihantam cedera parah yang membuatnya terpaksa melewatkan sesi tes pramusim pertama.
Bahkan, Jorge Martin sempat tak yakin bisa ikut serta dalam seri pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand.
Kini, setelah melewati sepuluh seri balapan yang sudah bergulir musim ini, rider asal Spanyol tersebut sukses menggusur rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang gagal finis akibat kecelakaan horor dengan keunggulan tujuh poin menuju jeda paruh musim.
"Saya sangat bahagia bisa berada di posisi puncak klasemen. Enam bulan lalu, saya bahkan tidak tahu apakah saya bisa memulai musim ini," kata Martin dikutip laman Crash.
"Saya melewatkan tes pertama, dan sekarang saya justru memimpin kejuaraan dunia. Ini gila, benar-benar luar biasa."
Pada balapan sepanjang 26 putaran tersebut, Martin sebenarnya sempat memimpin di lap-lap awal.
Namun, ia mengaku tidak memiliki kecepatan yang cukup mumpuni untuk membendung amukan duet maut tim satelit Trackhouse Aprilia, Ai Ogura dan Raul Fernandez, yang akhirnya finis di posisi satu dan dua.
"Saya tahu para pembalap Trackhouse akan datang mendekat karena saya terus menekan, tetapi jaraknya selalu konstan di angka 0,2 atau 0,3 detik," sebut Martin jujur.
"Jadi saya tahu Raul akan mencoba menyalip, dan kemudian saya juga melihat Ai datang dari belakang. Saya hanya fokus pada balapan saya sendiri dan mencoba mengeluarkan ritme terbaik. Saya tidak punya senjata lain untuk melawan mereka."
Meski sukses menapakkan kaki di tangga podium ketiga, pembalap berjuluk The Martinator ini menegaskan bahwa dirinya belum puas 100 persen.
Ia mengidentifikasi adanya kelemahan besar pada motor Aprilia RS-GP26 miliknya, terutama saat melibas tikungan-tikungan cepat di Assen.
"Saya sempat memikirkan posisi kedua di lap-lap akhir karena Ai sudah menjauh dan saya melihat Raul mulai kesulitan dengan bannya. Namun, saya sendiri sangat menderita di tikungan cepat. Gaya balap saya sudah cukup rapi dan halus, tetapi tikungan cepat masih menjadi masalah utama bagi saya saat ini," urai Martin mengevaluasi.
"Jadi, selalu ada ruang untuk berkembang dan selalu ada hal yang harus kami fokuskan. Kami akan menganalisis data ini dengan baik untuk melihat di mana kami bisa berkembang pada balapan-balapan berikutnya."
Selain masalah tikungan cepat, Martin juga mengakui bahwa dirinya lebih tersiksa menghadapi cuaca panas di Assen dibandingkan dengan para penunggang motor Aprilia lainnya.
Kendati demikian, ia bersyukur karena rasa percaya diri terhadap daya cengkeram ban depan motornya yang sempat hilang sejak seri Barcelona kini perlahan telah kembali.
Meski menjadi satu-satunya pembalap di posisi empat besar klasemen saat ini yang berstatus sebagai mantan juara dunia kelas premier, Martin menilai pengalaman meraih gelar di musim 2024 lalu tidak terlalu berpengaruh pada fase kompetisi saat ini.
"Pengalaman memang berarti, tetapi ini adalah masalah kecepatan. Jika Anda memiliki kecepatan, Anda akan bertarung untuk memenangi balapan. Jika tidak, Anda tidak akan bisa. Pengalaman baru akan sedikit berbicara ketika kita sudah memasuki dua atau tiga balapan terakhir musim ini," kata Martin bijak.
"Untuk saat ini, saya hanya ingin mengambil poin maksimal di setiap akhir pekan. Pekan ini saya merasa bukan yang tercepat di lintasan, jadi finis kelima di sesi sprint kemarin dan posisi ketiga hari ini adalah hasil yang sangat bagus untuk dibawa pulang. Sekarang saatnya fokus meningkatkan kecepatan saya."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







